Usai mendapatkan informasi ada penyerangan harimau terhadap warga yang beraktivitas di kawasan Gunung Simpali, Aceh Selatan. BKSDA Aceh bersama tim gabungan lainnya langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemasangan kandang jebak guna evakuasi harimau sumatera.
“Kita mendapatkan informasi dari warga bahwa korban sempat mempertahankan diri secara spontan sehingga menyebabkan harimau itu terluka. Menindak lanjuti hal itu, tim melakukan upaya penyelamatan terhadap satwa liar tersebut dengan memasang kandang jebak untuk melakukan observasi kesehatan,” kata Agus.
Pemasangan kandang jebak ditempatkan di bawah kawasan Gunung Simpali untuk antisipasi harimau keluar ke pemukiman warga.
Pada Sabtu, (4/02/2023) tim gabungan BKSDA Aceh berhasil menangkap satu ekor harimau sumatera dengan kondisi beberapa luka sayatan di bagian tubuh.
BKSDA Aceh bersama dengan aparat setempat menghimbau agar masyarakat tidak merusak hutan yang menjadi habitat satwa liar. Diketahui, di wilayah tersebut ada beberapa aktivitas perburuan liar yang berdampak pada konflik manusia dan satwa liar.


















































































































Komentar Terbaru