Perdana Menteri berbicara sekitar 16 jam setelah ratusan teroris Hamas menyusup ke Israel dari Gaza, menyerang kota-kota dan kibbutzim di dekat Jalur Gaza, menewaskan sedikitnya 300 orang, banyak dari mereka warga sipil, melukai lebih dari 1.500 orang dan menyandera puluhan orang.
Ribuan roket dari Gaza menghantam wilayah selatan dan wilayah sejauh Tel Aviv dan Yerusalem dalam serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang membuat Israel benar-benar lengah saat merayakan hari raya Yahudi Simchat Torah.
“Ini adalah musuh yang membunuh anak-anak dan ibu-ibu di rumah mereka, di tempat tidur mereka. Musuh yang menculik orang tua, anak-anak, remaja. Pembunuh yang membantai warga negara kita, anak-anak kita, yang hanya ingin bersenang-senang di hari raya. Apa yang terjadi hari ini belum pernah terjadi sebelumnya di Israel, dan saya akan memastikan hal itu tidak terjadi lagi,” ujar Netanyahu.
Sambil mengepalkan tinjunya dan melontarkan kata-katanya dengan kemarahan, Netanyahu bersumpah bahwa Israel akan memenangkan perang itu. Dia juga memperingatkan akan konsekuensi yang besar, dan mengisyaratkan kemungkinan serangan darat.
“Perang ini akan memakan waktu. Ini akan sulit. Kami menghadapi hari-hari sulit di depan kami,” ucapnya.
Sumber: Gelora





























































































Beri Komentar