UPDATE

NASIONAL

Teka-teki Motif Dosen Bunuh Suami di Medan, Muncul Dugaan Demi Klaim Asuransi

Bahkan, seorang warga yang turut mengantarkan korban ke rumah sakit mengatakan, saat itu korban diduga sudah meninggal dunia.

“Waktu istrinya bilang kalau korban kecelakaan, posisi korban di dalam rumah.”

“Lalu ada warga bernama Zulkarnain yang membawa ke rumah sakit.”

“Katanya tubuh korban sudah dingin, tidak bernyawa lagi,” jelas Mariana.

Kesimpangsiuran terkait penyebab kematian korban kemudian menjadi pembahasan di kawasan tersebut.

Para tetangga juga sempat menanyakan kronologis kecelakaan yang menimpa korban kepada anak pelaku.

“Anaknya sempat cerita sebelum korban meninggal, mereka (korban dan pelaku) sempat ribut besar dari sore sampai malam,” terangnya.

Kronologi Pembunuhan

Diwartakan Tribun-Medan.com, pembunuhan itu terjadi di rumah mereka di Jalan Gaperta, Kota Medan, Jumat (22/3/2024) sekira pukul 12.00 WIB.

Tiromsi sempat merekayasa kasus pembunuhan itu dengan menyebut sang suami tewas karena kecelakaan.

“Korban ini awalnya melapor suaminya ini meninggal karena kecelakaan dan sempat dibawa ke rumah sakit,” ujar Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Alexander Putra Piliang, Selasa.

Alexander menjelaskan, petugas sempat curiga dengan laporan tersebut.

Sebab, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda bekas kecelakaan di lokasi yang dimaksud.

Lalu, ketika petugas hendak melakukan pemeriksaan terhadap korban, Tiromsi langsung membawa jenazah korban ke kampung halamannya di Sidikalang, Dairi, untuk dimakamkan.

Namun, setibanya di Sidikalang, pihak keluarga merasa curiga dan menduga adanya kejanggalan dalam tewasnya korban.

“Pihak keluarga membuat laporan pengaduan, dan petugas kita langsung melakukan penyelidikan,” terangnya.

Polisi kemudian melakukan ekshumasi. Hasil autopsi, ditemukan luka akibat benda tumpul di beberapa bagian tubuh korban.

Adapun luka itu terdapat di kepala, wajah, dan kelamin korban.

Polisi lantas mengamankan Tiromsi yang tak lain merupakan istri korban.

Bantah Bunuh Suami

Saat ditangkap, Tiromsi membantah telah membunuh suaminya.

Bahkan, ia tak sedikitpun menundukkan kepala saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polsek Helvetia, Kota Medan, Selasa (17/9/2024).

Tiromsi mengaku kecewa karena ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tewasnya sang suami.

“Saya sangat kecewa. Apa yang menjadi mens rea-nya (niat jahat) kalau dibilang saya ikut membunuh.”

“Demi Tuhan, saya tidak membunuh. Kalau itu (pembunuhan) biarlah penyidik dan Tuhan yang berbicara. Karma akan ada.”

“Kalau saya ada, saya akui. Kalau usia menjelang 60-an dari segi apapun tak ada lagi masa bertengkar,” ucap Tiromsi.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.