UPDATE

Salam.life
NASIONAL
NASIONAL

Seruan Megawati Mundur dari Ketum PDIP, Puan Maharani: Jangan Berandai, Hormati Internal

“Kalau hal itu terwujud, maka peluang Jokowi dan Effendi Simbolon kembali ke PDIP lebih terbuka. Tampaknya inilah motif politik Jokowi dan Effendi Simbolin meminta Megawati mundur,” tutup Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu.

Jokowi Risih dikaitkan Megawati

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ogah dikait-kaitkan dengan kasus hukum Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto. 

Hal ini diungkapkan Jokowi usai namanya diseret oleh mantan kader PDIP, Effendi Simbolon. 

Effendi Simbolon menyebut Jokowi pernah melindungi Hasto Kristiyanto saat masih menjadi Presiden RI.

Terkait tudingan tersebut, Jokowi pun meminta awak media menanyakan langsung ke Effendi Simbolon.

“Melindungi seperti apa, tanya yang ngomong,” ujar Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Kamis (9/1/2024) seperti dimuat TribunSolo

Effendi sebelumnya menyebut bahwa selama ini Hasto telah banyak dibantu Jokowi.

Ia menyebut Jokowi telah banyak memberikan perhatian kepada PDIP.

Pernyataan Effendi muncul ketika ia dimintai komentar soal dugaan politisasi di balik status Hasto sebagai tersangka.

Jokowi pun meminta agar hal itu ditanyakan kepada Effendi langsung. 

“Tanyakan ke Pak Effendi, tanya ke Pak Effendi,” ucapnya. 

Jokowi pun ogah dikaitkan lagi dengan kasus hukum Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Dia mengaku risih memberikan komentar lantaran takut disalahpahami. 

“Ya terserah sana, kok tanyakan ke saya. Ya komentar di sana, yang komentar di sini, nanti keliru lagi seperti itu,” kata Jokowi. 

Sebelumnya eks politisi PDIP Effendi Simbolon ditanya soal dugaan kasus hukum Hasto kental dengan politisasi hukum. 

Effendi lalu menyebut nama Jokowi dalam pernyataannya. Effendi tidak percaya Jokowi cawe-cawe dalam status tersangka Hasto Kristiyanto. 

Justru menurutnya sebaliknya, Jokowi kerap membantu Hasto dalam kasus hukum.

“Nggaklah, setahu saya, justru Pak Jokowi bantu dia, setahu saya selama ini,” kata Effendi.

Effendi menyinggung status tersangka yang diemban Hasto baru terbit pada periode baru pimpinan KPK saat Jokowi tidak lagi menjabat sebagai presiden.

Hasto diketahui diumumkan secara resmi sebagai tersangka oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto pada 24 Desember 2024.

“Buktinya, kan sampai dengan periode pimpinan KPK yang lama, kan tidak ada dikutak-katik itu. Ini kan periode yang baru ini, gitu,” jelas Effendi.

Effendi kemudian ditanya ulang soal peran Jokowi dalam melindungi Hasto. Dia hanya menjawab soal adanya perhatian yang diberikan Presiden ke-7 Indonesia itu kepada Hasto.

“Ya artinya beliau secara political will justru memberikan perhatianlah, tidak pernah ada yang seperti dituduhkan begitu,” katanya.

image_print
1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.