BANDA ACEH – Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep Guntur Rahayu, menjawab sindiran Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang menyebut lembaga anti-rasuah tak ada kerjaan lain karena dinilai hanya mengurus kasus Hasto Kristiyanto .
Atas sindiran Megawati tersebut, Asep pun memberi pembelaannya.
Asep menegaskan kini KPK tengah menangani 100 perkara lebih.
Saat ini, kata dia, KPK memiliki 20 satgas dan masing-masing satgas menangani enam hingga sembilan perkara.
“Kami sedang menangani 100 perkara lebih, ini ada 20 satgas, masing-masing satgas itu antara 6-9 perkara yang sedang ditangani,” kata Asep, dilansir Kompas TV, Minggu (12/1/2025).
Lebih lanjut, Asep menuturkan, publik bisa melihat setiap hari KPK terus bekerja untuk mengusut beragam kasus korupsi yang terjadi di Indonesia.
Hal ini bisa dibuktikan dengan adanya saksi-saksi yang dipanggil KPK setiap harinya untuk pemeriksaan beragam perkara.
Dari pemanggilan saksi ini pun, lanjut Asep, bisa disimpulkan KPK tak hanya menangani kasus Hasto saja.
“Itu rekan-rekan bisa lihat setiap hari ada saksi-saksi yang dipanggil di beberapa perkara.”
“Artinya bahwa kami tidak hanya menangani perkaranya Pak Hasto, tapi juga menangani beberapa perkara yang lain,” terang Asep.
Megawati Sebut KPK Tak Ada Kerjaan Lain
Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri buka suara terkait status tersangka yang ditetapkan KPK kepada Hasto Kristiyanto.
Diketahui, Hasto menjadi tersangka dalam kasus suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan eks kader PDI-P Harun Masiku.
Dalam pidatonya di perayaan HUT PDIP, Jumat (10/1/2025), Megawati menilai KPK tidak memiliki pekerjaan lain karena menuding Hasto terlibat dalam kasus suap.
Padahal menurut Megawati, ada banyak tersangka yang lain tapi pemberitaannya tak seramai Hasto.
“Belum lagi apa coba, oh iya KPK. Aku baru pikir opo ku yo. Loh KPK, masa enggak ada kerjaan lain. Yang dituding yang diubrek-ubrek hanya Pak Hasto iku wae. Ayo wartawan tulis itu.”
“Karena kan sebenarnya banyak yang sudah tersangka, tapi meneng wae (diam saja),” kata Megawati dalam pidatonya di HUT ke-52 PDI-P di Sekolah Partai PDI-P, Jakarta Selatan, Jumat.
Lebih lanjut, Megawati menilai KPK memiliki banyak sekali tersangka lain yang belum diproses.
Namun, nyatanya KPK masih belum menetapkan tersangka lain hingga saat ini.
Megawati juga mengungkap dirinya sampai membaca koran untuk mengetahui apakah KPK sudah menetapkan tersangka lain atau belum.
“Kalau buka koran, ‘mungkin ada tambahan’ (tersangka). Enggak ada. Tadi saja sebelum ke sini yo ngono, eh kali-kali sopo ngono yang rentep-rentep iku lho, kan akeh.”


















































































































Komentar Terbaru