UPDATE

Salam.life
NASIONAL
NASIONAL

OPM Klaim Tewaskan 10 Prajurit TNI dalam Penyergapan di Intan Jaya

Sekitar pukul 05:30 satuan pesawat nirawak pengintai diterjunkan untuk melakukan pemantauan langsung via udara. “Tim drone melaksanakan pengintaian dan tim penyisiran DPP Sertu Sulung berangkat melaksanakan penyisiran di lokasi kejadian,” kata laporan tersebut.

Pada pukul 06:00 diketahui 10 personel yang melakukan penyergapan dikabarkan meningga dunia. “Danpos mendapatkan laporan dari Tim Penyisiran bahwa 10 personel TK Mamba yang sedang Ambush meninggal dunia dan 11 pucuk hitam manis (8 pucuk SS2 V4 (+ 1 GLM), 2 pucuk DMR dan 1 pucuk pistol) hilang direbut oleh kelompok OPM, selanjutnya Danpos memerintahkan untuk 10 korban di evakuasi menuju TK Mamba dan melaporkan kepada Komandan Atas,” tulis laporan tersebut.

Masih berdasarkan laporan tersebut, sekitar pukul 06:20 tim penyisiran melakukan evakuasi. Tim penyisiran berhasil mengevakuasi korban ke TK Mamba, dalam keadaan aman.

Dari laporan yang sama, disebutkan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 10 personel. “Kerugian: Personel 10 orang meninggal dunia,” kata laporan tersebut.

Adapun kerugian materiil, berupa 11 pucuk senjata api. Berupa 8 pucuk SS2V4 (+1GLM), 2 DMR, dan 1 pucuk pistol (G2C). Sampai berita ini disiarkan, belum ada tanggapan resmi dari otoritas TNI.

Kapendam Cenderawash Letkol Candra Kurniawan meminta Republika untuk mengonfirmasi laporan tersebut kepada Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan).

Namun dari otoritas satuan gabungan untuk wilayah Papua tersebut, pun tak ada merespons. Di Jakarta, Kapuspen TNI Mayor Jenderal (Mayjen) Hariyanto, pun tak memberikan respons. Konfirmasi serupa kepada Pangliam TNI Jenderal Agus Subiyanto, pun tak mendapatkan jawaban.

image_print
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.