UPDATE

ACEH
ACEH

Bupati dan Wabup Aceh Besar Hadiri Halal Bi Halal Keluarga Besar IKAPTK

Sebagai informasi penting, ia juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan harga gabah terbaru dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.500 per kilogram.

Ia meminta semua pihak untuk tidak menampung atau membeli gabah di bawah harga tersebut, dan jika ada yang melakukannya agar segera dilaporkan kepada pemerintah daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Besar sekaligus pendiri Balee Beut Arba’in, Syukri A. Jalil, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya atas kontribusi besar lembaga ini terhadap lahirnya banyak tokoh sukses di Aceh Besar.

“Balee Beut Arba’in bukan sekadar tempat berkumpul, tapi tempat lahirnya para pemimpin dan tokoh intelektual. Lihat saja, banyak dari kita yang kini duduk di posisi strategis di Kabupaten maupun Provinsi,” katanya.

Ia berharap para pengurus dan alumni Balee Beut terus memberikan dukungan kepada kepemimpinan saat ini dalam membangun Aceh Besar.

Salah satu senior IKAPTK sekaligus tokoh masyarakat Aceh Besar, Rusli Muhammad, turut memberikan pandangan reflektif nya. Ia mengingatkan pentingnya belajar dari pengalaman pemimpin terdahulu dan menyesuaikan diri dengan tantangan zaman.

“Setiap masa ada tantangannya. Jika seorang pemimpin tidak mampu membawa perubahan, maka perubahan itu akan menelan dirinya sendiri,” ungkap Rusli.

Ia pun mengajak seluruh pengurus IKAPTK Aceh Besar untuk bahu membahu mendukung kepemimpinan yang ada demi kemajuan daerah.

Acara Halal Bi Halal ini bukan sekadar ajang temu kangen antar alumni dan tokoh daerah, tetapi juga menjadi panggung pernyataan tekad bersama: mewujudkan Aceh Besar yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera melalui kolaborasi dan semangat gotong royong.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Rektor USK Prof. Marwan, Wakil Ketua TP PKK Aceh Besar Nurul Fazli, anggota DPRA Dapil Aceh I, mantan Pj Bupati Aceh Barat Mahdi Efendi, Ketua IKAPTK Aceh Besar yang juga Plt Sekda Bahrul Jamil, para asisten dan staf ahli Bupati, Direktur PDAM Tirta Montala Sulaiman, serta para kepala OPD, camat, dan tokoh-tokoh masyarakat setempat.[]

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.