UPDATE

ACEH
ACEH

Pemkab Aceh Besar Apresiasi Rumoh Pangan Aceh Gelar Pelatihan Pertanian Regeneratif dan Budidaya Kacang Koro

“Hari ini Jawa Timur sudah mampu meyakinkan pemerintah bahwa kacang koro bisa dijadikan komoditas unggulan. Kalau mereka bisa, kenapa kita di Aceh tidak bisa? Tentunya kita bisa,” tegasnya.

Kemudian, ia menuturkan bahwa potensi besar yang bisa digarap dari produk pertanian lokal, seperti cabai dan tomat, yang selama ini masih kurang dimanfaatkan secara maksimal di Aceh.

“Berapa banyak saus yang kita bawa dari Medan ke Aceh hanya untuk kebutuhan penjual bakso? Saus itu hanya produk turunan dari cabai dan tomat. Mengapa kita tidak bisa memproduksinya sendiri? Ini adalah peluang besar yang bisa kita manfaatkan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Keuchik (red-kepala desa) Lampeudaya, Muallem, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Rumoh Pangan Aceh atas kepeduliannya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan para petani di wilayahnya. Ia juga mengapresiasi kehadiran Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang turut hadir dan memberikan perhatian terhadap kegiatan yang digelar.

“Kami sangat berterima kasih kepada Rumoh Pangan Aceh yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap petani di gampong kami. Ini menjadi motivasi besar bagi masyarakat, khususnya para petani, untuk terus meningkatkan hasil pertanian mereka,” ucap Muallem.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang telah hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

“Kehadiran pemerintah daerah merupakan bukti nyata perhatian terhadap desa dan masyarakat kecil. Semoga kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut demi kemajuan pertanian di Aceh Besar,” pungkasnya.

Kegiatan yang diharapkan menjadi titik awal pengembangan kacang koro sebagai salah satu komoditas strategis pertanian baru di Aceh Besar, serta memperkuat sistem pertanian yang berdaya tahan dan berkelanjutan tersebut, turut dihadiri oleh Camat Darussalam Burhanuddin, perwakilan Fakultas Pertanian USK, unsur Forkopimcam Darussalam, serta sejumlah petani dan mitra kerja lainnya.[]

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.