UPDATE

NASIONAL

Segini Gaji Karyawan Gojek, “Bagai Langit dan Bumi” dengan Driver Ojol!

Karyawan tetap, seperti berbagai posisi dengan kisaran gajinya di atas, bekerja di balik layar, menangani operasional, teknologi, pemasaran, hukum, dan sebagainya. 

Mereka berada di kantor dan mendapatkan fasilitas perusahaan, seperti gaji tetap, tunjangan kesehatan, hingga cuti.

Sebaliknya, mitra driver bekerja secara independen di lapangan. Mereka tidak mendapatkan gaji tetap, melainkan penghasilan berdasarkan jumlah order yang diselesaikan. 

Semakin banyak order yang diselesaikan, semakin besar penghasilan. 

Berdasarkan hasil survei Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), rata-rata penghasilan mitra Gojek, yaitu sebesar Rp1 juta hingga Rp2 juta per bulan untuk mitra yang beroperasi paruh waktu.

Sedangkan, untuk mitra Gojek yang bekerja penuh waktu di area dengan permintaan tinggi, mereka bisa menghasilkan Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan.

Dengan rata-rata pendapatan mitra Gojek per bulan tersebut, maka penghasilan per hari mereka sekitar Rp100.000-Rp200.000 per hari untuk driver aktif dengan target order harian.

Namun yang perlu disorot, adalah ada gap atau jurang pendapatan yang sangat besar antara mitra driver dan karyawan tetap Gojek.

Sebagai contoh, seorang call center di kantor Gojek bisa memperoleh kisaran gaji sebesar Rp3.1 juta per bulan, sudah termasuk tunjangan dan lingkungan kerja tetap.

Sedangkan, mitra driver Gojek dengan jam kerja lebih panjang, dan paparan risiko lebih tinggi di jalan, bisa jadi hanya menghasilkan Rp2 juta hingga Rp3 juta per bulan, dan itu pun tanpa jaminan stabilitas.

Untuk posisi strategis, seperti engineer atau manajer, gaji yang bisa didapat bahkan menyentuh angka Rp20 juta hingga Rp60 juta ke atas, yang benar-benar “bagaikan langit dan bumi” bila dibandingkan dengan penghasilan rata-rata mitra driver. 

Bahkan jika dilihat dari sisi beban kerja dan tantangan fisik, banyak yang menilai, bahwa pendapatan mitra tidak selalu mencerminkan kerja keras mereka di lapangan.

Meski begitu, adanya perbedaan gaji antara karyawan dan mitra Gojek ini terjadi karena secara struktur, mitra driver bukanlah karyawan resmi, melainkan pekerja independen yang tidak terikat kontrak kerja formal. 

Mereka tidak mendapatkan gaji tetap, tunjangan kesehatan, cuti tahunan, atau fasilitas kerja lainnya seperti karyawan tetap. 

Semua biaya operasional, seperti bensin, perawatan motor, bahkan risiko di jalan raya, ditanggung sendiri oleh mitra Gojek.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.