Dia mengatakan, sebelumnya dirinya tidak pernah menaruh curiga terhadap pria yang baru saja dikenalnya itu karena sebelumnya mengaku sebagai anggota Polisi dari Kesatuan di Mako Brimob.
“Dia bilang ngakunya tugas di Kesatuan Mako Brimob. Namun hingga kejadian seperti ini akhirnya saya menelpon teman untuk minta dijemput, minta tolong ke semua teman karena kondisi pintu rumah kontrakan itu terkunci semua, saya bingung mau pulang bagaimana,“ ujarnya.
Dirinya mengaku merasa trauma atas kejadian itu, kata dia, ini menjadi sebuah pelajaran hidup agar selalu berhati-hati dalam pertemanan terlebih bagi orang yang baru saja dikenal. Dengan kejadian ini pihaknya belum mengetahui apakah akan membawa kasus tersebut ke proses ranah hukum yang lebih tinggi lagi.
Komentar Terbaru