UPDATE

NASIONAL

Sosok Analis Politik UIN Jakarta yang Prediksinya Terbukti Kasus Ijazah Jokowi Tak Selesai di 2025

Dalam gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya pada Senin (15/12/2025), ijazah Jokowi juga telah diperlihatkan kepada Roy Suryo dan pihak-pihak terkait, sesuai permintaan mereka. Namun, langkah tersebut belum mengakhiri perdebatan.

Sosok Adi Prayitno

Adi Prayitno merupakan akademisi dan Pengamat Politik yang aktif mengajar di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ia berstatus sebagai dosen Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dengan jenjang jabatan akademik Asisten Ahli.

Latar belakang pendidikannya berasal dari bidang Ilmu Politik, yang kemudian mengantarkannya fokus pada kajian demokrasi, kepemiluan, partai politik, serta dinamika politik nasional.

Di lingkungan kampus, Adi Prayitno tidak hanya menjalankan peran sebagai pengajar, tetapi juga pernah terlibat dalam pengelolaan akademik, salah satunya sebagai Kepala Laboratorium Ilmu Politik FISIP UIN Jakarta.

Di luar kampus, namanya dikenal luas sebagai pengamat politik yang kerap dimintai pandangan oleh berbagai media nasional untuk menanggapi isu-isu aktual, mulai dari pemilu, relasi elite politik, hingga kualitas demokrasi Indonesia.

Selain aktivitas akademik dan media, Adi Prayitno juga aktif dalam riset dan analisis politik melalui lembaga kajian yang ia dirikan dan pimpin, Parameter Politik Indonesia (PPI).

Peran gandanya sebagai dosen, peneliti, dan analis menjadikan Adi Prayitno salah satu figur akademisi UIN Jakarta yang cukup menonjol dalam diskursus politik kontemporer di Indonesia.

Roy Suryo Cs Tetap Ragukan Keaslian Ijazah Jokowi

Meski ijazah telah ditunjukkan penyidik, Roy Suryo dan rekan-rekannya tetap menyatakan keraguan terhadap keaslian dokumen tersebut. Roy Suryo bahkan mengklaim menemukan berbagai kejanggalan yang menurutnya mengindikasikan ijazah tersebut tidak autentik.

“Di barang yang disebut ijazah itu, saya dengan lantang dan tegas mengatakan saya sangat ragu bahwa itu usianya sudah lebih dari 40 tahun, tetapi terlihat terlalu tajam, terlalu baru sebagai sebuah foto yang dicetak dengan kertas foto di tahun 80-an,” kata Roy, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Senin (15/12/2025).

“Kertas foto di tahun 80-an itu ada usianya. Ijazah Doktor Rismon Sianipar sendiri yang usianya 23 tahunan sudah mulai buram, ini (milik Jokowi) masih tegas dan jelas,” imbuh pakar telematika yang berstatus tersangka itu.

Pandangan serupa disampaikan oleh M Rizal Fadillah. Ia menyebut ijazah Jokowi memang telah diperlihatkan penyidik, namun menurutnya status keaslian dokumen tersebut belum dapat dipastikan secara hukum.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.