Roy menilai keterlibatan polisi aktif dalam pertemuan tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan mencederai prinsip profesionalitas penegakan hukum.
Roy Suryo juga menegaskan sikapnya terkait polemik ijazah Jokowi.
Ia menyatakan bahwa justru Jokowi yang seharusnya meminta maaf kepada publik, bukan sebaliknya, serta mendorong pengujian ijazah dilakukan secara independen.
“Ijazah itu harus diuji secara ilmiah oleh lembaga forensik yang independen, bukan oleh lembaga yang berpotensi konflik kepentingan,” ucapnya.
Roy juga mengingatkan agar persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi memunculkan isu liar, termasuk tudingan adanya aliran uang haram kepada pihak-pihak tertentu.
“Jangan sampai berkembang cerita ‘cair-cair’ atau tuduhan menerima uang haram. Ini berbahaya. Makanya harus dibuka semuanya supaya jelas,” kata Roy.
Roy pun menyarankan Eggi Sudjana segera menggelar konferensi pers terbuka atau memberikan keterangan eksklusif kepada media untuk meluruskan seluruh informasi yang beredar.
“Lebih baik dibuka sekarang. Jelaskan siapa yang hadir, siapa dua polisi aktif itu, supaya tidak ada fitnah dan spekulasi ke belakang,” kata Roy Suryo.



















































































































Komentar Terbaru