Midyani menyampaikan, terdapat tiga poin utama dalam aksi solidaritas tersebut.
Pertama, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap Rida yang merupakan kader Ansor sekaligus Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) Banser Kecamatan Tangerang.
“Aksi ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan pusat GP Ansor dan Kasat Korps Nasional Banser, serta didukung GP Ansor Provinsi Banten,” kata Midyani.
Selain menjadi kader Ansor, Rida juga ditunjuk menjadi Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) Banser Kecamatan Tangerang.
Hal selanjutnya adalah permintaan agar aparat kepolisian mengungkap kasus penganiayaan yang terjadi usai tablig akbar di Masjid Nurul Islam yang berlokasi pada Jalan Panglima Polim, Poris Plawad Utara, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten secara terang benderang.
Menurut Midyani, pihaknya mendapat pengakuan dari korban perihal jumlah pelaku pengereyokan lebih dari 10 orang dan dilakukan terus menerus selama tiga jam dalam sebuah ruangan di salah satu rumah yang ada pada sekitar lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Selain itu ia turut memprotes Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota yang memberi penangguhan penahanan terhadap tiga tersangka selain Bahar bin Smith.
“Proses hukum yang berlaku kami ikuti dan hormati, karena keterangan korban pelakunya itu lebih dari 10 orang, jadi ya semua itu harus diberi hukuman,” kata dia.
“Lalu tiga tersangka yang sempat dilepaskan harus dimasukkan kembali ke dalam penjara, sebab kalau pelaku melakukan penangguhan penahanan, kami berpikirnya aneh-aneh ada apa yang terjadi di sana (dalam ruang pemeriksaan),” ungkapnya.
Pernyataan terakhir yang disampaikan ialah memberi dukungan kepada Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari agar tidak ragu mengungkap seluruh pelaku yang terlibat.
Pasalnya nama besar yang dimiliki Bahar bin Smith dan banyaknya jumlah simpatisan yang berpihak kepadanya dinilai membuat pihak kepolisian tidak transparan dalam melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
“Tujuan kehadiran kami adalah mendukung moril dan materilnya bapak-bapak polisi yang ada di Polres Metro Tangerang Kota, InshaAllah Ansor Banser siap mendukung, mendoakan Kapolres dan jajaran agar tidak ragu menyelesaikan kasus ini sesegera mungkin,” jelasnya.
Berdasarkan pantauan TribunTangerang.com pukul 13.30 WIB puluhan masa aksi tiba dan berkumpul di Jalan Perintis Kemerdekaan, Babakan, Kota Tangerang, Banten.
Puluhan anggota Ansor dan Banser datang dengan long march dari Kawasan Pendidikan Cikokol sembari membawa sejumlah atribut mulai dari bendera, poster, banner hingga alat pengeras suara sebagai alat penyampaian aspirasi.


















































































































Komentar Terbaru