UPDATE

ISLAM
ISLAM

Sujud Terakhir di Rumah Allah: Kisah Istiqamah Kakek Safari yang Menyentuh Hati Jamaah

“Beliau bukan orang berada, tapi sangat kaya dalam amal,” tambah Muhammad Yani.

Air mata jamaah yang mengiringi kepergiannya bukan hanya karena kehilangan, tetapi juga karena rasa haru dan kekaguman. Tidak semua orang diberi kesempatan menutup hidup dalam ibadah, terlebih dalam sujud di rumah Allah.

Di tengah kehidupan modern yang sering membuat manusia sibuk mengejar dunia, sosok Kakek Safari menghadirkan pelajaran sederhana namun mendalam: kemuliaan tidak selalu lahir dari jabatan atau kekayaan, melainkan dari langkah kecil yang istiqamah menuju kebaikan.

Kisahnya kini menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa bekal pulang bukanlah apa yang dikumpulkan selama hidup, melainkan amal yang dijaga dengan ikhlas.

Barangkali, tanpa disadari, Kakek Safari telah meninggalkan dakwah paling kuat—dakwah melalui keteladanan hidup.

Dan malam itu, di antara saf shalat witir, seorang hamba menutup perjalanan dunianya dengan cara yang diimpikan banyak orang: dalam sujud, saat jaraknya dengan Allah begitu dekat.

Sebab pada akhirnya, tak seorang pun tahu, sujud yang mana akan menjadi sujud terakhirnya. []

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.