UPDATE

TUTORIALTEKNOLOGI

Cara Melindungi Privasi Digital Anda Tanpa Harus Bayar Mahal

Saya baru sadar betapa bocornya data saya waktu tiba-tiba ada WhatsApp dari nomor asing yang memanggil nama lengkap saya, tahu kota tempat tinggal, bahkan menyebut bank tempat saya membuka rekening. Awalnya saya kira kebetulan. Setelah yang ketiga dalam dua minggu, saya berhenti percaya kebetulan.Kalau Anda tinggal di Indonesia, Anda kemungkinan besar sudah jadi korban. Data dari Otoritas Jasa Keuangan yang disampaikan Ogi Prastomiyono pada November 2024 menyebut sekitar 94,22 juta data penduduk Indonesia bocor dalam empat tahun terakhir. Indonesia masuk 10 besar dunia untuk kasus kebocoran data. Angka itu bukan angka teknis di laporan tahunan, itu nomor HP Anda yang sekarang beredar di grup Telegram gelap, ditawarkan per ribuan entri.

Dan jujur, kebanyakan orang yang saya kenal masih berpikir perlindungan privasi itu urusan orang IT atau pengeluaran bulanan baru yang harganya setara dua kali makan siang. Itu salah kaprah yang perlu diluruskan. Saya pribadi baru pasang VPN berbayar tahun lalu setelah kerja dari kafe tiga kali seminggu dan mulai paranoid soal WiFi publik, tapi sebelum itu ada enam bulan di mana saya cuma pakai tools gratisan dan hasilnya sudah jauh lebih aman dibanding teman-teman saya yang nol proteksi. Waktu akhirnya mau coba yang berbayar, saya sempat bandingkan beberapa opsi dan kebetulan ketemu halaman Surfshark di Coupono yang punya kode promo yang masih aktif saat saya checkout, jadi langganan dua tahun saya keluar di bawah Rp500 ribu total. Tidak gratis, tapi jauh di bawah yang saya kira. Intinya, VPN itu satu lapisan dari banyak lapisan, bukan obat ajaib, dan banyak lapisan lain yang bisa Anda pasang tanpa keluar sepeser pun.

Mulai dari password. Serius, mulai dari situ.

Kalau Anda masih pakai password yang sama untuk email, marketplace, dan mobile banking, berhentilah baca artikel ini sebentar dan ganti dulu. Saya dulu juga begitu. Password “favorit” dipakai di mana-mana karena malas mengingat. Masalahnya, kalau satu situs bocor (dan ini terjadi terus di Indonesia), semua akun Anda terbuka sekaligus.Pakai password manager gratis. Bitwarden versi gratisnya sudah lebih dari cukup untuk pengguna rumahan, password tanpa batas di perangkat tanpa batas. Proton Pass juga gratis dan bikin alias email otomatis jadi Anda tidak perlu kasih email asli ke setiap toko online receh. Instal sekali, tinggal ingat satu master password, sisanya dibuatkan otomatis.

2FA itu bukan optional lagi

Kalau password adalah kunci, two-factor authentication itu kunci kedua. Kalau hacker dapat password Anda dari kebocoran data dan akun Anda pakai 2FA, mereka tetap tidak bisa masuk tanpa kode dari HP Anda.Aktifkan 2FA minimal di tiga tempat ini:

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.