UPDATE

LINGKUNGAN
LINGKUNGAN

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Minta Masyarakat Waspada

JAKARTA — Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Selasa (8/9/2026).

Setelah sempat mereda sehari sebelumnya, gunung api tersebut kembali mengalami sejumlah letusan singkat.

Aktivitas tersebut menjadi indikasi bahwa Gunung Anak Krakatau belum sepenuhnya tenang.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan.

Berdasarkan hasil pemantauan hingga pukul 15.30 WIB, tercatat beberapa kali letusan dengan durasi antara 10 hingga 17 detik.

Aktivitas vulkanik tersebut terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 44–55 milimeter.

Data tersebut menunjukkan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Kembalinya erupsi terjadi setelah aktivitas gunung api tersebut sempat mereda.

Kondisi ini menunjukkan bahwa penurunan aktivitas tidak serta-merta berarti potensi bahaya telah berakhir.

Selain letusan, potensi keluarnya material abu vulkanik juga masih menjadi perhatian.

Abu vulkanik dapat terbawa angin dan berdampak terhadap jarak pandang maupun aktivitas masyarakat di wilayah yang berada dalam arah sebarannya.

Karena itu, masyarakat di sekitar Selat Sunda, termasuk nelayan dan wisatawan, diminta tidak mendekati kawah aktif Gunung Anak Krakatau dalam radius 3 kilometer.

Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui informasi resmi dari PVMBG dan Badan Geologi serta mematuhi rekomendasi keselamatan yang dikeluarkan.[]

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.