Menurut Bambang, seorang presiden membutuhkan lingkungan yang tidak hanya loyal, tetapi juga berani memberikan informasi yang benar, termasuk informasi yang tidak menyenangkan bagi penguasa.
Sebab, jika informasi yang sampai kepada Presiden terlalu disaring, tidak lengkap, atau bahkan keliru, maka Presiden berpotensi mengambil keputusan berdasarkan gambaran yang tidak utuh.
Karena itu, Bambang mengingatkan pentingnya membangun ekosistem informasi di sekitar Presiden Prabowo yang terbuka terhadap kritik, mampu menerima data dari berbagai sumber, dan memiliki mekanisme verifikasi yang kuat.