UPDATE

NASIONAL

Budayawan: Gibran Pangeran Bloon dan Tembok Ratapan Jokowi Sudah Ambruk

Pesan yang hendak ditegaskan adalah bahwa kekuasaan tidak membuat seseorang terbebas dari konsekuensi atas keputusan politiknya. Dukungan yang pernah diperoleh seorang pemimpin dapat berubah ketika masyarakat menilai tindakan dan sikapnya tidak lagi sesuai dengan harapan.

Pernyataan paling tajam disampaikan Sobary ketika menggambarkan kondisi bangunan politik yang selama ini dikaitkan dengan Jokowi.

“Tembok ratapan itu kerajaannya sudah ambruk. Bangunan keratonnya Jokowi ambruk, tidak ada,” ujarnya.

Ungkapan “Tembok Ratapan” dan “keraton Jokowi” dalam pernyataan tersebut dapat dibaca sebagai metafora untuk menggambarkan kemerosotan pengaruh atau melemahnya bangunan politik yang diasosiasikan dengan mantan presiden itu.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.