Dalam rangkaian pembukaan pelatihan, Nurhabli mendapat kesempatan maju ke depan untuk menerima fasilitas seragam peserta secara simbolis dari Kepala BBPVP Medan, Amran, S.T. Penyerahan tersebut turut didampingi Kapolrestabes Medan dan Sekretaris APINDO Kota Medan. Nurhabli menerima seragam tersebut sebagai perwakilan peserta pelatihan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, koordinator penyelenggara pelatihan Caroline K. Dewi, B.Eng., menyampaikan laporan penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi Batch 6 Tahun 2026 di BBPVP Medan. Laporan tersebut mencakup dasar pelaksanaan, jenis program pelatihan, tujuan, jumlah peserta, metode pembelajaran, hingga sumber pembiayaan kegiatan.
Caroline menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan berdasarkan Surat Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran BBPVP Medan Nomor 2.8/802/804/805858/LP.00.04/X/2026 tanggal 22 September 2026 tentang penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi.
Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa terdapat empat paket pelatihan yang secara resmi dibuka, meliputi:
- Memangkas Rambut Pria (Barbershop), bidang industri dan jasa, dengan durasi 80 jam pelajaran.
- Asisten Pembuatan Pakaian, bidang industri dan jasa, dengan durasi 180 jam pelajaran.
- Pengelolaan Limbah Organik Skala Rumah Tangga, bidang green job, dengan durasi 140 jam pelajaran.
- Pengolahan Makanan Komersial, bidang pariwisata dan industri kreatif, dengan durasi 180 jam pelajaran.
Selain membuka empat paket pelatihan baru, BBPVP Medan juga menutup empat paket pelatihan yang telah dilaksanakan sebelumnya, yaitu Asisten Pembuatan Pakaian, Penyiapan Produk Pastry dan Kue, Teknisi Instalasi Tenaga, serta Teknisi Perawatan AC Residential.
Program Teknisi Perawatan AC Residential tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Gabungan Pengusaha Tata Ruang dan Refrigerasi Kota Medan (GAPENTAR).
Caroline menjelaskan bahwa pelatihan berbasis kompetensi bertujuan meningkatkan kompetensi angkatan kerja sesuai kebutuhan dunia kerja dan dunia industri. Program ini juga ditujukan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami dan menerapkan kompetensi yang dimiliki, sekaligus meningkatkan kualitas, produktivitas, serta daya saing angkatan kerja.
Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di BBPVP Medan dan dijadwalkan secara bertahap mulai September hingga November 2026. Berdasarkan laporan penyelenggara, empat paket pelatihan yang dibuka diikuti sekitar 64 peserta, sedangkan empat paket pelatihan yang ditutup juga diikuti sekitar 64 peserta.
Metode pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi meliputi pembelajaran teori, praktik, dan uji kompetensi melalui skema sertifikasi yang melibatkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pembiayaan kegiatan dibebankan pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) BBPVP Medan, Kementerian Ketenagakerjaan, Tahun Anggaran 2026.
















































































































