UPDATE

LINGKUNGAN
LINGKUNGAN

Founder KPA GRAS Ikuti Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik di BBPVP Medan

Pada akhir laporannya, Caroline memohon kesediaan Kapolrestabes Medan untuk memberikan pengarahan kepada peserta, serta meminta Kepala BBPVP Medan untuk membuka dan menutup rangkaian program pelatihan secara resmi.

Sejumlah program prioritas Kapolri

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, menyampaikan bahwa Polrestabes Medan mengimplementasikan sejumlah program prioritas Kapolri, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, di antaranya Polisi Peduli Pendidikan, Polisi Peduli Pangan, Polisi Peduli Lingkungan (Green Policy), Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), Subuh Keliling, serta berbagai kegiatan sosial dan pendekatan kepada masyarakat.

Ia menyoroti pendidikan, kemiskinan, dan pengangguran sebagai persoalan yang saling berkaitan sehingga membutuhkan penanganan bersama.

“Persoalan besar yang kita hadapi adalah pendidikan, kemiskinan, dan pengangguran. Dengan mengurangi pengangguran, kita berharap dapat menekan penyalahgunaan narkoba dan kejahatan jalanan,” ujarnya.

Menurutnya, peran kepolisian tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup upaya pencegahan melalui pendekatan sosial yang menyentuh persoalan mendasar di tengah masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen memperkuat program Poliran, pada 22 Oktober 2026, Polrestabes Medan telah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama BBPVP Medan dan APINDO Medan.

Kerja sama tersebut menjadi landasan kolaborasi dalam mendukung pelatihan keterampilan, proses perekrutan, serta peningkatan kesiapan pencari kerja agar dapat memasuki dunia industri sesuai kebutuhan pasar kerja.

Melalui sinergi ini, kebutuhan dunia usaha terhadap tenaga kerja kompeten diharapkan dapat dipertemukan dengan ketersediaan sumber daya manusia yang telah memperoleh pelatihan dan pembekalan keterampilan.

BBPVP Medan Tekankan Knowledge, Skill, dan Attitude

Kepala BBPVP Medan, Amran, S.T., menegaskan bahwa pelatihan vokasi tidak hanya bertujuan membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter dan sikap profesional yang dibutuhkan di dunia kerja.

Ia menjelaskan bahwa pelatihan di BBPVP Medan mencakup dua aspek utama, yakni soft skill dan hard skill. Soft skill berkaitan dengan sikap, perilaku, kedisiplinan, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja. Sementara itu, hard skill merupakan kemampuan teknis sesuai bidang pelatihan, termasuk pemahaman terhadap standar operasional prosedur (SOP) serta pelaksanaan berbagai jenis pekerjaan.

Menurut Amran, peserta perlu menguasai prinsip KSA, yaitu Knowledge (pengetahuan), Skill (keterampilan), dan Attitude (sikap). Ketiga aspek tersebut menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing dan kesiapan tenaga kerja dalam menghadapi tuntutan dunia industri.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3 4 5 6
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.