TEL AVIV – Mantan perwira intelijen Amerika Serikat, Scott Ritter, mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait dampak serangan udara Iran terhadap Israel.
Dalam laporan terbarunya, Ritter mengklaim bahwa operasi rudal Teheran telah berhasil menghantam target-target strategis di sektor pemukiman pejabat tinggi Israel pada Senin (09/03/2026).
Klaim Kematian dan Cedera Serius
Ritter menyatakan bahwa salah satu proyektil Iran menghantam rumah keluarga Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang mengakibatkan tewasnya saudara kandung sang Perdana Menteri, Iddo Netanyahu.
Selain itu, laporan tersebut juga menyebutkan bahwa kediaman Menteri Keamanan Nasional, Itamar Ben-Gvir, turut menjadi sasaran. Ben-Gvir dikabarkan mengalami luka bakar dan cedera serius, dengan kondisi kesehatan yang dilaporkan kritis.
Reaksi Otoritas Terkait
Meski narasi ini telah menyebar luas di media sosial dan beberapa saluran berita internasional, Pemerintah Israel maupun Pasukan Pertahanan Israel (IDF) belum mengeluarkan konfirmasi resmi.
Scott Ritter, yang dikenal sering memberikan analisis kontra-arus utama, menegaskan bahwa serangan ini merupakan respons langsung terhadap eskalasi militer di kawasan tersebut.
Saat ini, publik masih menanti pernyataan resmi dari Kantor Perdana Menteri (PMO) untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut di tengah situasi perang informasi yang sangat intens.








































































































































Komentar Terbaru