UPDATE

ACEH
ACEH

Waspada! Elpiji Oplosan 12 Kg Diduga Beredar di Aceh

“Jika agen dari Medan misalnya kirim barangnya ke Banda Aceh untuk dijual, hitungannyakan pasti akan lebih mahal, karena ada biaya ekstra untuk pengiriman. Nah dari sinilah muncul kejanggalan dan ketidaknormalan,” katanya.

Ia menduga, ada tindakan melawan hukum dengan mengoplos isi tabung elpiji 3 kg yang bersubsidi dan memindahkannya ke tabung 12 kg yang kemudian diedarkan ke pasar.

“Disparitas harga antara elpiji 3 kg dan 12 kg yang begitu jauh bisa menjadi motif utamanya,” katanya.

Oleh karen tu, Toke Awi meminta aparat penegak hukum untuk segera menindak tegas oknum-oknum yang sengaja melakukan tindakan tersebut. Pihaknya juga haqqul yakin bahwa penegak hukum sudah mengendus kasus ini.

“Kalau Hiswana Migas saja sudah mengendus baunya, apalagi aparat penegak hukum kita. Jadi kita tunggu saja bagaimana perkembangan selanjutnya,” tutupnya.[]

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.