“boleh minta tolong,” kata Sa’dul meniru pesan pelaku hacker melalui pesan whatsapp yang kirim kepada salah satu temannya.
Dijelaskannya, terkait pesan tersebut lantas di jawab oleh target pelaku, “Apa abangda,” jawab seseorang yang menjadi target pelaku.
Lalu pelaku meneruskan pesan, “Ini lagi ada keperluan mautransper mbengking lagi error, bisa bantu,” lanjut pesan pelaku.
Terkait hal tersebut dijawab oleh target pelaku “boleh bang,”.
Setelah itu pelaku meneruskan pesan WA, “3 jt bisa bantu, besok diganti,” lanjut pelaku mengatasnamakan Sa’dul Bahri.
Menindak lanjuti pesan tersebut target dari pelaku ini meminta dikirimkan nomor rekening, “boleh bang kirim nomor rekeningnya ya,” lanjutnya.
Akhirnya pelaku mengirimkan nomor rekening Bank BRI No Rek 009201025273532 atas nama Fajar Sahrudin, dan hampir rata-rata nomor rekening yang sama dikirim pelaku untuk bisa mendapatkan uang dengan menipu.
Terkait nomor rekening tersebut, ditanyakan kenapa beda nomor rekening, lalu pelaku pun menjawab, “ini lagi ada keperluan mau transfer,” jawab pelaku.
Lalu pelaku meminta agar dibuat keteranganya, “buat keterangannya dari pak sa.dul bahri bisa,” tulis pelaku.
“Bisa bang,” dijawab oleh target pelaku. “lagi ada tamu apa bisa sekarang,” tulis pelaku lagi.
Lalu dikirim bukti transfer sebanyak Rp 3.000.000 kepada pelaku, ke rekening Bank BRI No Rek 009201025273532 atas nama Fajar Sahrudin.
Setelah pelaku menerima bukti pengiriman tersebut, langsung dijawab “itu kurang bagus editannya,” tulis pelaku.
Lalu target ini tertawa dan langsung menyebutnya penipu “Penipu kau,” tidak lama setelah itu langsung di blokir karena sudah ketahuan.
Di editnya slip pengiriman uang tersebut lantaran sudah mengetahui jika nomor Ketua PWI Aceh Barat ini sudah di hack, sehingga sempat dibuat slip pengiriman uang editan, dan pelaku mengetahui itu editan dan langsung ditutup pembicaran melalui pesan WA tersebut.
Kepala masyarakat rekan kerja dan semua pihak diminta untuk tidak melayani jika ada ada pesan whatsapp dengan nomor 081360069978 ini masuk ke WA sebab nomor WA tersebut sudah dicuri oleh pelaku hacker.
Sementara untuk nomor telp masih tetap sama Wartawan Serambi, hanya nomor WA saja yang di hack atau dicuri oleh OTK tersebut.
“Masyarakat dan semua pihak jangan percaya jika nomor 081360069978 ini masuk minta sesuatu sebagai modusnya, jika perlu minta VC aja, lau jika pelaku itu mau lihat wajahnya bagaimana,” harapnya.[]
Editor : Biro Meulaboh



















































































































Komentar Terbaru