Rabu, 24/07/2024 - 23:34 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ACEH

Ikram, Hafiz 30 Juz yang Jadi Jamaah Termuda di Kloter 11 Embarkasi Aceh

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Anak Nasional 23 Juli 2024 dari Bank Aceh Syariah

Ikram Rizqi berkesempatan berangkat bersama sang kakak, Muhammad Naufal Syafrun, 26 tahun, dan kedua orang tuanya, Muhammad Syafrun Abdullah dan Keumala Loetfie.

ADVERTISEMENTS
Selamat ulang tahun ke-57 Bapak Bustami, S.E., M.Si, Penjabat Gubernur Aceh

“Alhamdulillah tahun ini mendapat panggilan ke Baitullah, sekaligus menemani ayah dan ibu,” ujar Ikram.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa 2024

Mereka tergabung dalam kloter 11, yang seluruh jamaahnya berasal dari Banda Aceh.Berdasarkan jadwal, jamaah kloter 11 akan bertolak dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah, pada Minggu (9/6/2024) pagi, pukul 06:00 WIB.

ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses atas Perpanjangan masa Jabatan Muhammad Iswanto sebagai Pj Bupati Aceh Besar dari Bank Aceh Syariah

Saat ditemui di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Ikram bercerita, jika dirinya mengenyam pendidikan di Maahad Daarut Tahfiz Al Ikhlas, Ajun, Aceh Besar. Selama pendidikan di pesantren itu, Ikram dengan tekun dan fokus dalam hafalan Alquran. Tujuannya, ia bisa jadi Tahfiz 30 juz Alquran.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah dari Bank Aceh Syariah

Di tengah pendidikannya, tepatnya pada 2017, orang tuanya mendaftarkan dirinya dan dua saudaranya sebagai calon jamaah haji. Saat didaftarkan, ketiga bersaudara ini dihadapkan dengan kenyataan waiting list haji yang panjang. Bahkan, saat itu Ikram diperkirakan akan berhaji pada tahun 2041. Sedangkan kedua orang tuanya sudah mendaftar pada 2011 dan sudah mendekati waktu keberangkatan.

Berita Lainnya:
Menyandang Gelar 'Haji', Apakah Termasuk Perbuatan Riya?
ADVERTISEMENTS
Selamat HUT Bhayangkara ke-78 tahun dari Bank Aceh Syariah 2024

Ikram tak ambil pusing dengan perkiraan bahwa dia bisa berhaji pada tahun 2041. Di pesantren, ia pun fokus kembali pada hafalannya. Sehingga pada 2019 lalu, Ikram berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Alquran. Lalu 2020 ia mengikuti syahadah.

ADVERTISEMENTS
Wifi Gratis untuk Rekening Baru di Bank Aceh Syariah

Selepas dari Maahad Daarut Tahfiz Al Ikhlas, ia berkelana, melanjutkan menimba ilmu hingga ke Pulau Jawa. Tujuannya Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (DALWA) Bangil, di Pasuruan, Jawa Timur.

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh Syariah Salurkan 212 Ekor Hewan Kurban kepada Warga Aceh 2024

Kini, hafiz muda ini tercatat sebagai mahasiswa/santri jurusan Bahasa Arab di Dalwa.Beberapa waktu lalu, ia mendapatkan kabar gembira, bahwa dirinya memiliki kesempatan berangkat haji lebih cepat bersama orang tuanya.

ADVERTISEMENTS
Sukseskan Hari Indonesia Menabung (HIM) dari Bank Aceh Syariah - 1 Juli 2024

Hal itu tak lepas dari regulasi haji terbaru, yang membolehkan jamaah haji yang akan berangkat ditemani oleh pendamping, yang juga sudah mendaftar. Sehingga, Ikram dan kakak tertua, Naufal masuk ke list jamaah tahun ini menjadi pendamping ayah dan ibunya.

Berita Lainnya:
3.917 Jamaah Haji Sudah Tiba di Aceh, Tiga Masih Dirawat di Arab Saudi

“Tentu sangat bersyukur ya mendapatkan panggilan tahun ini, lebih cepat dari yang diperkirakan. Jadi saya masuk tahun ini damping ayah, abang damping ibu, sedangkan abang satu lagi belum berangkat, sedang fokus sidang skripsi,” ujarnya.

Sang ibu, Keumala Loetfie juga tampak sangat bersyukur kedua anaknya mendapatkan panggilan untuk berangkat bersama dirinya tahun ini.

“Alhamdulillah, sudah mendapat panggilan ke Baitullah,” ujar Keumala.

Ia mengaku awalnya tak tahu ada regulasi seperti itu, hingga suatu dalam bincang-bincang dengan seorang pegawai di bidang haji, ia mendapatkan informasi tersebut.

Sesampai di tanah suci, Ikram ingin berdoa di hadapan Baitullah. Pemuda yang bercita-cita jadi Da’I ini ingin memanjatkan doa agar dirinya diberikan masa depan yang baik.(*)

ADVERTISEMENTS
Bahagia itu Sederhana dari Bank Aceh Syariah


Reaksi & Komentar

الَّذِينَ كَانَتْ أَعْيُنُهُمْ فِي غِطَاءٍ عَن ذِكْرِي وَكَانُوا لَا يَسْتَطِيعُونَ سَمْعًا الكهف [101] Listen
Those whose eyes had been within a cover [removed] from My remembrance, and they were not able to hear. Al-Kahf ( The Cave ) [101] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi