Hidayatullah juga mengakui bahwa penerbitan buku ini terkait dengan kontestasi Pilkada Kota Medan tahun ini, di mana ia turut menjadi calon.
Pembuatan buku ini, menurutnya, adalah saran dari Mantan Rektor UINSU, Prof. Syahrin Harahap, agar pemikiran-pemikirannya dapat terdokumentasikan dan dibaca oleh masyarakat.
Dalam sesi diskusi, penulis buku “Hidayatullah, Religiolitas dan Dedikasi Kesejahteraan”, Rezki Saputra Hasibuan, menguraikan bahwa buku ini menggambarkan Hidayatullah sebagai sosok religius yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang taat beragama, serta sebagai pemimpin yang memberdayakan rakyat.
“Buku ini menjelaskan langkah-langkah konkret yang akan diambil Hidayatullah dalam mengatasi kemiskinan dan kesenjangan sosial di Kota Medan,” jelas Rezki.
Mantan Rektor UINSU, Prof. Syahrin yang juga ikut membedah buku, menilai bahwa buku tersebut memberikan gambaran yang jelas tentang karakter Hidayatullah sebagai pemimpin yang tidak hanya religius, tetapi juga konsisten dalam menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, anggota DPRD Sumut, Dr. Usman Jakfar, juga memberikan apresiasi serupa, menyebut buku ini sebagai karya yang bermanfaat bagi pembaca yang ingin memahami visi kepemimpinan berbasis religiusitas dan kesejahteraan.
Dengan peluncuran buku ini, K.H. Muhammad Nuh menekankan bahwa pemikiran Hidayatullah terkait ekonomi dan kesejahteraan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Medan dalam menghadapi tantangan sosial dan ekonomi di masa depan.[]
Facebook Notice for EU!
You need to login to view and post FB Comments!

















































































































Komentar Terbaru