“Kalau agama masing-masing, enggak, enggak khawtir; kalau sekolah pakai jilbab kan memang sudah aturan sekolahnya, tapi kalau sudah pulang dibuka,” katanya.
Kiki mengaku usai tamat MTs, Nadia terpaksa tidak melanjutkan ke SMA karena terbentur biaya. Kiki berharap anak-anaknya mendapat bantuan pemerintah, seperti Kartu Indonesia Pintar.
“Lulusnya, Juni tahun depan, mau masuk ke SMA bayarnya dua juta, saya enggak sanggup, buat makan aja susah, apalagi bayar sekolah. Ini aja sekolah di MTs Nurul Huda sudah mau sepuluh tahun, sama sekali saya enggak pernah bayaran, dari dia SD kelas satu, mungkin entar dia lulus dihitung-hitung sama sekolahnya dari SD sampai SMP. Makanya saya mau cari kerjaan buat Nadia,” katanya.
































































































Beri Komentar