SABANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto resmi diluncurkan dan mulai didistribusikan ke sekolah-sekolah yang ada di Kota Sabang.
Kegiatan tersebut dikawal langsung oleh Pj Wali Kota Sabang Andri Nourman bersama Forkopimda Kota Sabang dan para Ketua Organisasi Wanita, yang turut melakukan peninjauan ke Dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Peluncuran MBG ditandai dengan dilakukannya Peusijuk (tepung tawar), terhadap tiga armada yang digunakan untuk penyaluran logistik oleh Pj Wali Kota Sabang bersama unsur Forkopimda. Kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan secara simbolis dan pemberian santunan anak yatim, sebagai rasa syukur atas terlaksananya penyaluran MBG perdana ini.
“Hari ini kita bersama Forkopimda Kota Sabang, hadir semua secara langsung ada Pak Dandim, Pak Kapolres, Pak Kajari, Pak Danlanud, Pak Danlanal, Ibu Ketua DPRK, Ibu Ketua TP-PKK, dan Ibu Persit Kartika Chandra Kirana, telah melakukan peninjauan dapur dan launching pendistribusian makan bergizi gratis. Mudah-mudahan kegiatan yang kita lakukan bersama ini bisa terus berjalan dengan baik,” kata Andri Nourman, di Sabang Fair, Senin (17/2/2025).
Lebih lanjut dikatakan, program ini menyasar anak-anak sekolah di semua tingkat pendidikan, untuk memastikan mereka mendapatkan asupan nutrisi yang memadai.
“Tentu di sana sini akan ada sedikit kendala nantinya, dan ini akan menjadi evaluasi kita bersama. Sehingga apa yang diberikan oleh pemerintah kepada anak-anak sekolah, bisa bermanfaat dan tentunya harapan besar dapat meningkatkan gizi bagi anak-anak kita semua, dalam rangka kita mencapai generasi emas Indonesia pada tahun 2045 nanti,” ujarnya.
Dijelaskan, setiap dapur MBG dikelola langsung oleh seorang kepala SPPG yang ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala dapur ini bekerja sama dengan tim ahli gizi dan akuntan untuk memastikan kualitas gizi makanan tetap terjaga dan distribusi berjalan lancar.
“Untuk sementara dapur kita masih di Sabang fair, nanti akan ada dua titik lagi kalau tidak ada halangan. Satu dapur dapat menghasilkan sekitar 3500 pax/porsi makanan, namun hari ini Dapur MBG Sabang baru pada 2000 pax yang akan langsung disalurkan ke sekolah-sekolah,” terangnya.
Andri menilai, secara umum Dapur MBG Kota Sabang yang berlokasi di Sabang Fair tersebut sudah siap melayani dan telah memenuhi standar, baik kebersihan, menu yang disajikan dan berbagai aspek lainnya. Namun, ada beberapa hal yang masih perlu ditingkatkan secara bertahap dan di evaluasi bersama.



















































































































Komentar Terbaru