Mungkin hal-hal mengenaskan dan memalukan inilah—hal-hal yang akan membuat Indonesia bubar pada 2030—yang membuat putra mahkota Kraton Solo menulis di media sosial bahwa Kraton Solo menyesal bergabung dengan republik. Republik yang semakin tidak tentu arah di bawah kepemimpinan Prabowo yang kini menjadi “pelayan“ Jokowi.
Anehnya, dengan begitu banyaknya pesimisme, putus harapan, dan awan gelap yang menggelayut di atas langit ibu pertiwi, Prabowo seolah steril bahkan tak tersentuh dengan derita rakyatnya. Dia masih berpidato seperti orang mimpi yang tidak melihat realitas di lapangan. Dia mengatakan Indonesia akan menjadi ekonomi ke-4 terbesar di dunia pada tahun 2050. Bagaimana mau menjadi salah satu ekonomi terbesar di dunia kalau kenyataan di lapangan menunjukkan sebaliknya?
Sebaiknya Prabowo menunduk ke bawah menatap penderitaan rakyatnya, lalu berhenti membuat pidato dan pernyataan yang penuh berisi omon-omon gombal. Prabowo harus betul-betul paham apa yang sedang terjadi di hadapannya agar bisa membuat keputusan terbaik untuk rakyat dan negara.
Sekarang rakyat menuntut agar hukum ditegakkan. Tangkap segera Jokowi dan bawa ke pengadilan! Bila penjahat kemanusiaan sekelas Jokowi yang kerap bertemu dengannya saja dia biarkan lolos, bagaimana kalangan bisnis akan percaya bahwa di negeri ini memang masih ada hukum dan keteraturan?
Bila kalangan bisnis saja tidak percaya adanya atmosfir bisnis yang kondusif, bagaimana ekonomi akan tumbuh dan menjadi salah satu ekonomi terbesar di dunia? Indikator ketidakpercayaan ini terlihat jelas dengan rontoknya nilai IHSG dan rupiah setelah Danantara resmi didirikan. Apa para pembisik Prabowo tidak bisa melihat fakta keras ini?
Wahai Prabowo, bangunlah! Hari sudah siang, berhentilah bermimpi. Rakyat sudah muak dan marah. Kini para mahasiswa sedang mempersiapkan demonstrasi Indonesia Gelap lanjutan yang tidak kalah besar dengan demonstrasi sebelumnya. Rakyat sedang bangkit menyelamatkan Indonesia agar tidak bubar pada tahun 2030.
Duet Prabowo-Jokowi harus dihentikan agar republik selamat. Penjahat besar kemanusiaan tidak boleh dibiarkan merusak bangsa. Bagi rakyat, inilah saatnya menunjukkan cinta pada tanah air dengan turun ke jalan membentuk people power.[]
































































































Beri Komentar