Sementara itu, Sekretaris LP2M, Amrullah yang juga Manajer Program UC4, menjelaskan bahwa ke depan pihaknya akan menjalin kemitraan lebih luas, termasuk dengan komunitas lokal, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah.
Saat ini, kata Amrullah pihaknya telah menjalin kolaborasi dengan mitra strategis seperti SKALA Australia, DPMG Aceh, PT MIFA, PT BEL, Forum Bangun Aceh (FBA), dan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS).
Beberapa program unggulan yang telah berjalan antara lain pengembangan kerajinan dari enceng gondok di Aceh Barat, pemberdayaan masyarakat pascatambang di Ring I PT MIFA, serta program literasi dan penguatan pendidikan anak-anak di kawasan yang tertinggal melalui program “Balee Carong” di Nagan Raya bersama PT BEL.
Di Pulo Aceh, UIN Ar-Raniry bersama BPKS dan mitra lainnya berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat pesisir, serta program pelatihan untuk siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Aceh Jaya bagian dari inisiatif GEDSI, di bawah koordinasi Rahmad Syah Putra. Selain itu, UIN Ar-Raniry juga sedang merancang program Cocopit yang akan dijalankan dalam periode 2025 hingga 2030.
“UMD Corner menjadi jembatan antara kampus dan masyarakat. Ini bukan hanya soal pengabdian, tetapi bagaimana menciptakan perubahan yang berdampak dan berkelanjutan,” pungkas Amrullah. []


















































































































Komentar Terbaru