Namun sayangnya, Charlie Candra berkhianat mengingkari kesepakatan perdamaian yang telah dibuat saat didampingi oleh pengacara terdahulunya.
“Charlie Candra sebelum dihasut dan berhasil mengelabui Gufroni untuk memanfaatkan Muhammadiyah melawan PIK2, dulu dia minta ampun ingin berdamai dengan PIK2 yang didampingi oleh kuasa hukumnya almarhum Alvin Lim di Polda Banten”, ungkap Nurlette.
Gufroni tercatat memiliki rekam jejak berafiliasi dengan para mafia kasus untuk membela kepentingan kelompok mafia tanah, tetapimereka selalu kalah saat berhadapan dengan tim legal PIK2 di pengadilan.
“Gufroni dan kelompok mafia kasus sekarang manfaatkan organisasi Muhammadiyah untuk melawan PIK2 atas nama mencari keadilan, karena mereka selalu kalah di pengadilan saat berhadapan di tim legal PIK2,” kata Nurlette.
Beberapa contoh kasus yang dibela para mafia kasus, misalnya kasus mafia tanah oleh pasangan suami istri SK Budiarjo dan Nurlela di Cengkareng, Kasus Sutrisno Lukito di Dadap, dan Charlie Chandra di Lemo.
Ternyata, lanjut Nurlette, Kasus-kasus ini dibela oleh Gufroni LBH Muhammadiyah, Ahmad khozinudin mantan aktivis HTI bersama Ihsan Tanjung yang selama ini intens menyerang PIK2.
“Saya melihat pintu masuk para mafia tanah dan mafia kasus berkumpul dalam memanfaatkan Muhammadiyah untuk melawan PIK2 adalah lewat penyalahgunaan jabatan dan posisi Gufroni” tutup Nurlette.































































































Beri Komentar