UPDATE

NASIONAL

Terbongkar! Data Gelar Akademik Paiman Raharjo Berbeda dengan Kemendikbud, Banyak Kejanggalan Terungkap

BANDA ACEH – Mantan Wakil Menteri Desa, Paiman Raharjo, kembali menjadi sorotan publik setelah munculnya sejumlah kejanggalan terkait riwayat pendidikannya yang berbeda-beda antara data resmi Kementerian Pendidikan, pernyataannya sendiri, dan pengakuan dari pihak kampus tempat ia menempuh studi.Paiman selama ini dikenal sebagai salah satu pejabat publik yang menyandang gelar Profesor.

Dalam berbagai kesempatan, ia menyebut dirinya sebagai peraih gelar guru besar tercepat di Indonesia, yakni hanya dalam waktu dua bulan satu minggu sejak pengajuan.

Klaim ini memicu pertanyaan banyak pihak, termasuk dari kalangan akademisi sendiri.

“Saya hanya butuh dua bulan lebih satu minggu untuk mendapat gelar guru besar. Itu waktu yang sangat cepat,” ujar Paiman dalam sebuah pernyataan.

Namun, pernyataan ini justru menimbulkan tanda tanya dari akademisi lain, salah satunya Profesor Thomas Suyatno, Ketua Yayasan Universitas Prof. Dr. Soetopo, tempat Paiman sempat menjadi rektor.

Thomas mengaku heran karena dirinya sendiri membutuhkan waktu lima tahun untuk mendapatkan gelar serupa.

Berdasarkan penelusuran dari sejumlah sumber termasuk laman pangkalan data Kemendikbud (dikti) serta keterangan yang tersebar di media sosial dan video-video milik pendukungnya, ditemukan sejumlah ketidaksesuaian mendasar, seperti:

1. Sumber Data Kemendikbud:

  • S1 dan S2 diselesaikan di Universitas Prof. Dr. Soetopo
  • S3 di Universitas Padjadjaran

Namun, laman ini tidak lagi bisa diakses sejak beberapa hari lalu, dan data yang sempat discreenshot oleh tim media menunjukkan perbedaan dengan klaim dari pihak kampus lainnya.

2. Pernyataan Ketua Yayasan Universitas Moestopo:

  • Paiman hanya menyelesaikan S1 di Universitas Moestopo
  • S2 dan S3 diambil di Universitas Padjadjaran (UNPAD)

3. Channel Pendukung Paiman (Sedulur Jokowi):

  • S1 Administrasi Negara selesai pada tahun 1994
  • S1 Ilmu Ekonomi pada 1997
  • S2 Magister Manajemen pada 1999
  • S2 Magister Administrasi pada 2003
  • S3 Ilmu Administrasi pada 2012 di UNPAD

Jika dibandingkan, data versi channel pendukungnya menunjukkan dua gelar S1 dan dua gelar S2, sementara data Kemendikbud hanya mencatat satu gelar S1 dan satu gelar S2.

Riwayat pendidikan Paiman Raharjo juga berubah-ubah setiap tahun di laman Wikipedia, termasuk data pekerjaan masa lalu yang pernah menyebutkan bahwa ia sempat menjadi satpam di Yayasan Gembala Baik, yang kini telah dihapus dari entri tersebut.

Dalam histori suntingan Wikipedia (terpantau melalui aplikasi WBAK Masin), data pernah diubah beberapa kali pada Januari dan Februari 2025.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.