“Tidak mudah memimpin negara dalam situasi dunia yang tidak normal di global maupun regional, tantangannya besar sekali,” kata Bahtiar.
Bahtiar kemudian tak ingin kondisi ini direspons lebih jauh dan mengajak untuk fokus menyelesaikan tantangan dengan mendukung pemerintah yang bekerja tidak mudah.
“Fokus saja bahwa ini negara berdaulat dan banyak sekali tantangan di usia 80 tahun ini yang harus kita kerjakan, maka semangat persatuan kebangsaan yang dipimpin Prabowo-Gibran hari ini dan pemimpin kita, kita harus di posisi sana,” ujarnya.
“Ada perang tarif, ada situasi perang, tidak mudah memimpin negara dalam kondisi ini juga daerah tidak mudah,” kata Dirjen Polpum Kemendagri.
Meski tak melarang pemasangan bendera One Piece, Bahtiar tetap mengajak masyarakat memasang bendera merah putih, karena inilah bendera yang merupakan pemersatu masyarakat sesungguhnya.
“Ya silakan saja, natural saja, semua warga negara boleh, tapi semangat persatuan itu kita kuatkan, apa yang menyatukan kita saya orang Bone ini orang Bali salah satunya ya bendera merah putih,” kata dia.
“Kita sepakat bahwa menjadi sebuah negara apapun masalah dihadapi bareng-bareng, nah pengikatnya bendera merah putih, ini harus kita ingatkan dan gelorakan ke warga,” kata Bahtiar Baharuddin.
Disinggung soal potensi pengibaran bendera One Piece menjadi sebuah gerakan masif, Bahtiar enggan merespons dan fokus pada gerakan 10 juta bendera merah putih.
Komik atau manga One Piece sempat lekat dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada masa Pilpres 2024. Saat Debat keempat pada 21 Januari 2024, Gibran memasuki arena debat di Jakarta Convention Center dengan baju andalan biru langit dan lengan digulung. Pada kemeja Gibran terdapat pin berlogo bendera One Piece, yang merupakan salah satu kartun kesukaannya.
Pengamat mode dari Indonesia Fashion Chamber, Lisa Fitria, melihat logo-logo tersebut tak hanya sekadar logo, namun, mengandung pesan tertentu. Pin mini khas bajak laut topi jerami atau akrab disapa bajak laut mugiwara dari One Piece menjadi pembuka tampilan Gibran di debat tersebut dan pada segmen-segmen berikutnya dia pun tampil dengan jaket berlogo klan Uzumaki yang merupakan klan Naruto dalam anime Naruto.
Logo klan Uzumaki dapat menunjukkan beberapa hal, salah satunya sebagai simbol keinginan Gibran melanjutkan program-program Presiden Joko Widodo, seperti karakter Boruto, anak Naruto, yang ingin melanjutkan perjuangan ayahnya. Di samping itu, Gibran diketahui menyukai Naruto dan mungkin hal itu juga melatarbelakangi dia untuk memasang logo klan Uzumaki di jaketnya.
















































































































Komentar Terbaru