Ajakan Kawal Bersama
Sebagai pendiri Nasky Milenial Center, ia mengajak publik untuk aktif mengawal proses hukum agar tidak bias kepentingan. “Politik adalah seni meraih kekuasaan, sementara hukum adalah aturan yang mengikat masyarakat. Tidak boleh ada pencampuradukan, apalagi pembenaran terhadap serangan personal dengan alasan politik,” tegasnya.
Menurutnya, demokrasi Indonesia tidak bisa meniru mentah-mentah budaya luar. Kebebasan berpendapat di ruang publik harus tetap mempertimbangkan etika, norma, dan sopan santun yang berakar pada budaya bangsa.
“Kami memastikan akan terus mengawal persoalan ini. Publik harus menyerukan peran aktif instansi pemerintah, Polri, legislatif, hingga elemen masyarakat untuk menjaga ruang publik yang santun dan aman bagi semua pihak,” tutupnya.































































































Beri Komentar