ACEH BESAR – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Babul Maghfirah, Gampong Tanjong Seulamat, Kecamatan Darussalam pada malam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Kamis (4/9/2025).
Ratusan jamaah laki-laki, perempuan bahkan anak-anak remaja berkumpul bersama memperingati kelahiran Rasulullah dengan lantunan zikir, shalawat, dan doa bersama.
Zikir maulid dipimpin oleh Tgk. Muhammad Idham, bersama Syeh Mahzar Fuadi, Husaini Abdullah, Hidayat, Khalid Aidillah, Zahlul Irfandi, serta Fajran ‘Ajilla.
Kegiatan dimulai sejak usai salat Magrib berjamaah dan berlangsung hingga memasuki waktu Isya, sebelum kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara peringatan Maulid.
Jamaah tampak larut dalam kerinduan kepada Rasulullah, seolah ingin meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW yang penuh kasih sayang.
Pada kesempatan tersebut, tampak dihadiri langsung Ketua Umum BKM Babul Maghfirah Wirzaini Usman, beserta pengurus lainnya, Imam Masjid Tgk. H. M. Aji Adam, Pj Keuchik Tanjong Seulamat Mahfud Saputra, Sekdes Miswar, Bendahara Mukhlis, Ketua Tuha Peut H. Syamsul Bahri Ys bersama anggota, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Zia Ul Azmi, Ketua Pemuda Jufri, serta para kepala dusun.
Kehadiran tokoh gampong tersebut menambah kekhidmatan acara sekaligus menunjukkan kebersamaan masyarakat dalam memperingati hari besar Islam.

Ketua BKM Babul Maghfirah, Wirzaini Usman, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya momentum ritual keagamaan, tetapi juga ajang memperkuat ukhuwah islamiyah antar warga dan menumbuhkan ikatan kekeluargaan yang semakin kokoh.
“Melalui shalawat, kita berharap mendapat syafaat Rasulullah SAW sekaligus mempererat silaturahmi di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Para jamaah yang hadir juga menyampaikan harapan agar momentum Maulid ini menjadi pengingat untuk memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Menurut mereka, kecintaan itu tidak hanya diungkapkan lewat lisan, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, seperti menebarkan kebaikan, menolong sesama, serta menjaga akhlak mulia.
Acara ditutup dengan makan bersama yang telah disediakan untuk seluruh jamaah.
Makanan tersebut merupakan bentuk sedekah dan infak dari para muhsinin setempat.
































































































Beri Komentar