Namun, saat Deddy Mizwar mencalonkan diri sebagai gubernur, ia tidak terpilih.
Hal serupa dialami Dede Yusuf yang juga gagal memenangkan pemilihan.
Meski demikian, Dedi Mulyadi menilai Dede Yusuf memiliki kapasitas dan pemahaman pembangunan yang baik.
Menurut dia, Dede Yusuf kini terbukti mampu menjalankan perannya di tingkat nasional dengan menjadi pimpinan komisi di DPR.
“Banyak juga yang dari kalangan artis punya kemampuan,” ujarnya.
Terkait dirinya yang kerap disebut sebagai ‘Gubernur Konten’, Dedi Mulyadi menegaskan penilaian atas kepemimpinannya seharusnya dilihat dari hasil nyata di lapangan, bukan dari aktivitas di media sosial semata.
Ia mengajak Pandji untuk berkeliling ke berbagai daerah di Jawa Barat, meninjau langsung kondisi jalan provinsi dan pembangunan di wilayah-wilayah kabupaten dan kota.
“Apakah saya hanya gubernur konten atau gubernur kenyataan, itu bisa dilihat dari hasilnya di lapangan,” kata Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi juga menegaskan keterbukaannya terhadap kritik publik.
Ia menilai kritik, termasuk yang disampaikan dengan cara jenaka, merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi.
“Ini negara demokrasi. Setiap orang berhak menyampaikan pikiran dan gagasan, termasuk koreksi secara terbuka,” ujarnya


















































































































Komentar Terbaru