UPDATE

NASIONAL

Viral MBG Berisi Lele Mentah dan Masih Hidup, Politikus PDIP Tantang Pejabat BGN Ikut Mencicipi

BANDA ACEH – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berisi ikan lele mentah di SMAN 2 Pamekasan, Jawa Timur, viral di media sosial.

Seorang politikus dari PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli atau Gun Romli,  turut menanggapi kasus tersebut dengan melontarkan sindiran ke pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) agar ikut mencicipi menu yang dipersoalkan itu.

Lewat pernyataannya di media sosial, ia menyoroti menu MBG yang disebut berisi lele mentah bahkan masih berkumis.

Ia juga menyebut menu tersebut diberikan bersama dua potong tempe dan dua potong tahu untuk jatah tiga hari.

“MBG berisi lele mentah dan berkumis di SMA 02 Pamekasan Madura ditolak sekolah. Menu MBG untuk 3 hari: 9-11 Maret 2026, berisi lele mentah, dua potong tempe, dua potong tahu. Coba Kepala BGN dan pimpinan elitnya dicicipi itu lele mentah yang masih berkumis,” tulisnya.

“Membayangkan Pak Dadan atau Bu Nanik Deyang yg banyak omon-omon soal MBG, makan bareng lele mentah berkumis. Hiiiiiii..” tambahnya.

Ia juga menyindir pejabat yang dinilai sering berbicara soal program MBG agar merasakan langsung menu tersebut.

Viral di media sosial

Sebelumnya, SMAN 2 Pamekasan menolak sebanyak 1.022 porsi paket MBG yang disalurkan oleh SPPG As-Salman Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, pada Senin (9/3/2026).

Penolakan dilakukan karena paket makanan tersebut berisi ikan lele mentah, bahkan dilaporkan ada yang masih hidup saat diterima pihak sekolah.

Kepala SMAN 2 Pamekasan, Moh Arifin, mengatakan lele tersebut dimasukkan ke dalam kotak bersama dua potong tahu dan dua potong tempe tanpa diolah terlebih dahulu.

“Ada dua iris tempe dan tahu. Ikan lelenya amis, mentah bahkan ada yang masih hidup dan bergerak di dalam kotak plastik,” kata Arifin.

Menurutnya, pihak sekolah memutuskan mengembalikan paket makanan tersebut karena khawatir dapat membahayakan kesehatan siswa.

Selain itu, bau amis dari ikan lele mentah tersebut juga dikhawatirkan akan semakin menyengat dan berpotensi membusuk jika dibiarkan lebih lama.

“Baunya sangat amis. Siswa pun tidak ingin menerimanya,” ujarnya.

Paket MBG yang ditolak tersebut diketahui merupakan jatah makanan untuk para siswa selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu.

Pihak sekolah juga khawatir jika makanan tersebut tetap dibagikan, siswa tidak akan membawanya pulang sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran di lingkungan sekolah.

Klarifikasi BGN

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menyampaikan klarifikasi terkait video viral yang menampilkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa lele mentah di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur (Jatim), pada Senin (9/3/2026) kemarin.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.