UPDATE

NASIONAL

Kronologi Pilot Malaysia Airlines Kepergok Bawa 26 Kg Ekstasi, Koper Penuh Narkoba!

Meski demikian, ia menegaskan jalur khusus bukan berarti bebas dari pengawasan aparat.

“Memang ada jalur khusus untuk kru dan pilot. Tetapi pengawasan yang kami lakukan tetap sama,” katanya.

Ia memastikan seluruh kru penerbangan, baik pilot maupun pramugari, tetap berada dalam pengawasan Bea Cukai ketika memasuki wilayah Indonesia.

Karena itu, status sebagai pilot tidak memberikan perlakuan istimewa apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum.

Terungkapnya kasus tersebut membuat Bea Cukai Soekarno-Hatta berencana memperketat pemeriksaan terhadap kru maskapai internasional.

Langkah yang akan dilakukan antara lain memperbanyak random check atau pemeriksaan acak terhadap pilot maupun awak kabin yang datang dari luar negeri.

Menurut Hengky, kebijakan tersebut diambil agar jalur kru tidak dimanfaatkan oleh jaringan narkotika internasional.

Namun, pemeriksaan tambahan itu tidak mencakup tes narkoba karena kewenangan tersebut berada di tangan Kementerian Perhubungan maupun pihak maskapai.

“Kami akan melakukan random check yang lebih ketat terhadap pilot dan kru penerbangan internasional,” ujarnya.

Usai diamankan di Bandara Soekarno-Hatta, kasus tersebut langsung dilimpahkan kepada Bareskrim Polri untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Mohd Saufi bin Othman kini telah ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri.

Penyidik masih mendalami asal-usul narkotika tersebut, tujuan pengiriman, serta kemungkinan keterlibatan jaringan internasional yang memanfaatkan profesi pilot sebagai kurir.

Aparat juga akan menelusuri apakah tersangka pernah melakukan aksi serupa pada penerbangan sebelumnya atau merupakan bagian dari sindikat yang lebih besar.

Di tengah ramainya pemberitaan, Malaysia Airlines menyatakan mengetahui penangkapan salah satu pilotnya di Indonesia.

Maskapai tersebut menyampaikan akan bekerja sama dengan otoritas yang berwenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat Indonesia.

Pihak maskapai juga menegaskan bahwa mereka memiliki kebijakan tegas terhadap setiap pelanggaran hukum yang dilakukan karyawan.

Pengungkapan kasus ini menjadi salah satu penyitaan narkotika terbesar yang melibatkan kru maskapai penerbangan dalam beberapa tahun terakhir.

Kasus tersebut sekaligus menjadi alarm bagi seluruh otoritas bandara bahwa jalur khusus kru penerbangan tetap memiliki potensi disalahgunakan oleh oknum untuk menyelundupkan barang terlarang.

Dengan ditemukannya sekitar 70 ribu butir ekstasi seberat 26 kilogram serta 4 gram sabu di dalam koper seorang pilot, aparat kini memperketat pengawasan terhadap seluruh akses masuk ke Indonesia.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.