UPDATE

ACEH
ACEH

YLBH AKA Desak Pemkab Aceh Barat Perketat Pengawasan Truk Pengangkut Material

YLBH AKA menyebut masyarakat sebelumnya telah beberapa kali menyampaikan teguran kepada pihak pengangkut material. Namun, berdasarkan pengaduan yang diterima, kondisi serupa masih terus terjadi sehingga diperlukan pengawasan yang lebih optimal.

Karena itu, YLBH AKA meminta Dinas Perhubungan Aceh Barat bersama instansi terkait meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan pengangkut material, terutama yang melintasi kawasan padat penduduk, lingkungan sekolah, dan ruas jalan yang setiap hari digunakan masyarakat.

Selain itu, apabila ditemukan pelanggaran terhadap aturan keselamatan berlalu lintas maupun ketentuan perundang-undangan, YLBH AKA berharap aparat kepolisian mengambil langkah sesuai kewenangannya.

“Kami tidak meminta pembangunan dihentikan. Yang kami minta adalah pengawasan diperketat agar keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas. Pemerintah harus hadir sebelum terjadi musibah, bukan hanya setelah ada korban,” tegas Andri.

YLBH AKA menegaskan setiap kendaraan pengangkut material wajib memastikan muatannya diangkut secara aman agar tidak tercecer selama perjalanan. Jika material jatuh hingga mengotori badan jalan, pihak pengangkut juga harus bertanggung jawab membersihkannya.

Sebagai organisasi bantuan hukum yang menerima pengaduan masyarakat, YLBH AKA berharap Pemkab Aceh Barat segera mengambil langkah preventif agar proses pembangunan tetap berjalan tanpa mengabaikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Pembangunan adalah kepentingan bersama yang harus kita dukung. Namun, keselamatan masyarakat merupakan kewajiban yang tidak dapat ditawar. Pemerintah harus hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai pengawas yang aktif di lapangan. Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang menghadirkan manfaat sekaligus menjamin keselamatan masyarakat,” tutup Andri.[]

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.