UPDATE

ACEH
ACEH

YLBH AKA Desak Pemkab Aceh Barat Perketat Pengawasan Truk Pengangkut Material

BANDA ACEH – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Advokasi dan Keadilan Aceh (YLBH AKA) Distrik Aceh Barat mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat memperketat pengawasan terhadap aktivitas truk pengangkut material yang melintasi Jalan RGM, Gampong Ujong Tanjong, Kecamatan Meureubo.

Desakan tersebut disampaikan menyusul pengaduan masyarakat terkait aktivitas truk pengangkut material yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Berdasarkan informasi yang diterima YLBH AKA, kendaraan tersebut diduga mengangkut material untuk salah satu proyek pembangunan di kawasan tersebut.

Direktur Eksekutif YLBH AKA Distrik Aceh Barat, Andri Agustian, SH, MH, mengatakan pihaknya mendukung seluruh program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pembangunan Sekolah Rakyat. Namun, menurutnya, pelaksanaan proyek harus tetap mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Kami mendukung pembangunan karena manfaatnya akan dirasakan masyarakat. Namun, pelaksanaan pembangunan tidak boleh mengabaikan aspek keselamatan pengguna jalan. Pembangunan dan keselamatan masyarakat harus berjalan beriringan,” kata Andri dalam keterangan tertulis, Minggu (2/8).

Menurut Andri, laporan yang diterima dari masyarakat menyebutkan aktivitas pengangkutan material kerap menyebabkan tanah tercecer di badan jalan. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor, serta menimbulkan debu yang mengganggu warga sekitar.

Selain menerima laporan, tim YLBH AKA juga melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Hasilnya, masih ditemukan sejumlah truk yang mengangkut material tanpa menggunakan penutup muatan atau terpal secara memadai.

“Penggunaan terpal bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi merupakan bagian dari standar keselamatan untuk mencegah material berjatuhan ke badan jalan. Karena itu, kami meminta pemerintah tidak hanya mengandalkan laporan, tetapi juga melakukan pengawasan langsung agar seluruh kendaraan mematuhi ketentuan keselamatan,” ujarnya.

YLBH AKA juga mengaku menerima informasi beserta dokumentasi mengenai insiden yang menyebabkan satu keluarga yang mengendarai sepeda motor terjatuh di ruas Jalan RGM pada hari yang sama.

Pihaknya menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut dan berharap aparat berwenang segera melakukan penanganan serta mengusut penyebab insiden.

“Kami turut prihatin atas insiden yang menimpa satu keluarga tersebut. Terlepas dari penyebab yang nantinya dipastikan oleh pihak berwenang, kejadian ini harus menjadi alarm bagi semua pihak agar pengawasan terhadap aktivitas pengangkutan material segera diperkuat. Jangan menunggu sampai ada korban berikutnya baru dilakukan penertiban,” kata Andri.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.