UPDATE

NASIONAL

Dokter Tifa Klaim Dianiaya hingga Alami Upaya Pembunuhan, Janji Bongkar Semuanya Pekan Ini

Ia mengatakan sidang praperadilan dijadwalkan mulai 12 Agustus 2026.

Menurut Tifa, apabila proses hukum berlanjut ke persidangan, forum tersebut tetap menjadi tempat baginya untuk menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan perkara ijazah sebagai bagian dari pembelaan dirinya.

“Sidang demi sidang akan terus saya jalani dengan penuh ketelitian, dengan penuh ketekunan bersama 27 advokat saya,” ujarnya.

Tifa menegaskan, keputusan untuk berhijrah tidak sama dengan melarikan diri dari persoalan.

Ia justru ingin mengalihkan energi dan keahliannya untuk menggarap isu lain yang dinilainya penting bagi masyarakat.

“Jadi itu jadi sahabat Dr. Tifa semuanya, Anda jangan salah paham seakan-akan saya ini mengambil langkah seribu, melarikan diri dari gelanggang menjadi seorang pengecut. Bukan,” katanya.

Siapkan Buku tentang Kontroversi Vaksin

Setelah menyatakan mengakhiri keterlibatan aktif di ruang publik terkait polemik ijazah, Tifa mengatakan akan kembali menjalankan perannya sebagai intelektual publik dengan membahas sejumlah isu lain.

Salah satunya adalah isu vaksin.

Ia mengaku telah menyiapkan buku berjudul Kontroversi Vaksin yang rencananya diluncurkan pada 17 Agustus 2026.

Menurut Tifa, persoalan vaksin merupakan isu yang terus menjadi perhatian masyarakat dan membutuhkan kajian.

Ia juga menyebut sejumlah pihak lain kini turut mengawal polemik ijazah Jokowi.

“Artinya apa ya, sidang demi sidang akan terus saya jalani … dan di situlah saya masih ada ruang untuk bicara tentang ijazah,” ujar Tifa.

Di sisi lain, terkait klaim terbaru mengenai dugaan penganiayaan, penzaliman, upaya pembunuhan, serta upaya perampasan dan penyitaan aset, Tifa belum memaparkan rincian peristiwa maupun bukti yang mendasarinya.

Ia hanya memastikan persoalan tersebut akan disampaikan kepada publik melalui konferensi pers yang disebutnya akan digelar pekan ini.

Dengan demikian, rincian mengenai apa yang dimaksud Tifa, kapan peristiwa tersebut terjadi, siapa pihak yang disebut terlibat, serta langkah hukum yang akan ditempuh masih menunggu penjelasan lebih lanjut darinya

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.