BANDA ACEH – Nama Destry Damayanti kembali menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto mengajukannya sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI). Pemerintah telah menyerahkan Surat Presiden (Surpres) mengenai calon Gubernur BI definitif kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Pengajuan tersebut menjadi tahapan penting untuk menentukan Gubernur BI selanjutnya. Berdasarkan Undang-Undang Bank Indonesia, Gubernur BI diusulkan dan diangkat oleh Presiden dengan persetujuan DPR.
Presiden dapat mengusulkan paling banyak tiga calon Gubernur BI. Setelah usulan diterima, DPR memiliki waktu paling lambat satu bulan untuk memberikan persetujuan atau menolak calon yang diajukan.
Saat ini, Destry Damayanti juga tengah menjalankan tugas sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI pada 25 Juli 2026. Sebelumnya, Destry merupakan Deputi Gubernur Senior BI.
Lantas, siapa Destry Damayanti dan bagaimana perjalanan kariernya hingga menjadi calon tunggal Gubernur BI? Berikut profil dan jejak karier Destry Damayanti.
Profil Destry Damayanti
Mengutip laman resmi BI, Destry Damayanti lahir di Jakarta pada 1963. Ia menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjananya, Destry melanjutkan studi ke Amerika Serikat. Ia meraih gelar Master of Science (M.Sc.) di bidang Regional Science dari Cornell University, New York, pada 1992.
Sebelum masuk ke jajaran pimpinan bank sentral, Destry telah memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi, kebijakan publik, perbankan, pasar modal, hingga lembaga penjaminan simpanan.
Jejak Karier Destry Damayanti
Karier profesional Destry dimulai di lingkungan akademik. Pada 1987-1990, ia tercatat sebagai peneliti sekaligus pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.
Setelah menyelesaikan pendidikan masternya di Cornell University pada 1992, Destry kemudian melanjutkan perjalanan kariernya di pemerintahan. Pada 1992-1997, Destry bekerja di Kementerian Keuangan.
Pengalaman ini menjadi salah satu tahapan awal yang memperkuat rekam jejaknya di bidang ekonomi dan kebijakan publik. Setelah sekitar lima tahun berkarier di Kementerian Keuangan, Destry kemudian melanjutkan kiprahnya di sektor swasta.
Menjadi Ekonom Citibank
Destry bergabung dengan Citibank dan menjabat sebagai ekonom pada 1997-2000. Posisi tersebut memberinya pengalaman di sektor perbankan dan ekonomi dari perspektif industri keuangan.
Setelah itu, Destry dipercaya menjadi Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada 2000-2003. Karier Destry kemudian berlanjut di sektor pasar modal.


















































































































Komentar Terbaru