UPDATE

NASIONAL

Sinyal Pisah Jalan Jokowi-Prabowo Makin Nyata, Tahu Survei Kepuasan Pemerintah Anjlok, Solo Langsung Bergerak

Tren penurunannya juga terlihat cukup tajam. Pada Desember 2025, tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran masih 75 persen. Angka itu turun menjadi 58 persen pada Maret 2026 dan kembali merosot menjadi 37 persen pada Agustus 2026.

Secara individu, kepuasan terhadap Prabowo berada di angka 40 persen, sedangkan Gibran Rakabuming Raka 33 persen.

Tekanan ekonomi menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi penilaian tersebut. Survei Tempo Data Science mencatat 68 persen responden menilai kondisi ekonomi nasional saat ini buruk atau lebih buruk dibandingkan sebelumnya. Persoalan harga kebutuhan pokok dan lapangan pekerjaan menjadi keluhan yang paling banyak muncul.

SMRC: Kepuasan Prabowo Turun ke 51,1 Persen

Temuan serupa terlihat dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Survei yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026 terhadap 749 responden mencatat tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo sebesar 51,1 persen. Sebanyak 46,9 persen responden menyatakan kurang atau tidak puas, sedangkan 2,1 persen tidak menjawab atau tidak tahu.

Angka tersebut turun cukup jauh dibandingkan November 2025 yang mencapai 81,2 persen. SMRC juga menemukan penurunan penilaian publik terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum.

Penilaian positif terhadap kondisi ekonomi, misalnya, turun secara signifikan dibandingkan survei sebelumnya.

Bagi Ray, terlepas dari perbedaan angka survei, perubahan persepsi publik terhadap pemerintahan tetap menjadi faktor yang patut diperhitungkan dalam peta politik menuju 2029.

Jika tren penurunan kepuasan terhadap pemerintah terus berlanjut, menurut Ray, kondisi tersebut dapat memberikan ruang lebih besar bagi kelompok politik di sekitar Jokowi untuk mengambil posisi yang lebih mandiri.

Pandangan itu sekaligus menjadi dasar Ray membaca pernyataan Budi Arie sebagai sinyal politik, meski Budi Arie sendiri telah menegaskan bahwa pernyataannya merupakan analisis pribadi dan tidak berkaitan dengan Jokowi.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.