Kondisi cuaca dan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang mendukung memungkinkan tim SAR melakukan pencarian lebih dekat ke sejumlah pulau di sekitar kawasan tersebut.
Tim SAR Sisir Tiga Pulau
KN SAR Tetuka bersama RIB 02 Banten dan RIB 02 Lampung melakukan penyisiran di tiga pulau, yakni Pulau Sertung, Pulau Rakata, dan Pulau Panjang.
Menurut Al Amrad, personel SAR tidak hanya melakukan pencarian di perairan, tetapi juga turun ke daratan untuk mencari kemungkinan adanya tanda-tanda keberadaan korban.
“Teman-teman bisa merapat di ketiga pulau tersebut dan bisa naik ke daratan untuk melakukan pencarian,” katanya.
Penyisiran di tiga pulau tersebut berlangsung sekitar tiga jam.
Dalam operasi itu, KN SAR Tetuka memberikan dukungan kepada RIB 02 Banten dan RIB 02 Lampung.
“RIB 02 Lampung kembali ke Sangiang, RIB 02 Banten kembali ke Dermaga Marina, sedangkan KN SAR Tetuka sendiri kembali ke Dermaga Ciwandan,” ujar Al Amrad.
Pencarian Dibagi Empat Sektor
Di sektor A, pencarian dilakukan KRI Kerambit, KP Sanjaya, dan KAL Paot di sekitar Teluk Lampung hingga Pulau Legundi.
KAL Paot juga berkomunikasi dengan kapal-kapal nelayan yang ditemui untuk menyampaikan informasi terkait operasi pencarian.
Sementara di sektor B, selain KAL Anyar, pencarian melibatkan KRI Lodyar dan unsur tambahan dari Rigid Inflatable Boat (RIB) Gunung Sari.
KRI Lodyar masih dalam perjalanan menuju titik aman untuk lego jangkar sebelum melanjutkan pencarian pada hari berikutnya.
Sektor C melibatkan KN SAR Basudewa Lampung dan RIB 02 Lampung. KN SAR Basudewa melakukan penyisiran di wilayah barat laut Lampung.
Sedangkan RIB 02 Lampung bergerak di sekitar Pulau Sangiang, Pulau Sertung, dan Pulau Rakata.
Adapun pencarian di sektor D dilakukan menggunakan unsur KAL dan KP yang bergerak dari Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, menuju area pencarian.
Helikopter Turut Dikerahkan
Pencarian melalui udara juga dilakukan menggunakan helikopter HR-3604.
Penyisiran berlangsung sekitar satu jam di sekitar lokasi terakhir kapal dilaporkan atau Last Known Position (LKP) dan titik dugaan hilang kontak.
“HR-3604 melakukan pencarian kurang lebih sekitar satu jam penyisiran di wilayah sekitar LKP dan titik duga hilang lost contact-nya boat-boat tersebut,” jelas Al Amrad.
Helikopter tersebut kemudian mendarat sekitar pukul 17.00 WIB.
Al Amrad mengatakan seluruh unsur SAR gabungan yang bertugas pada hari keempat telah menyelesaikan pencarian dan kembali menuju posko atau titik aman masing-masing.
“Hari ini cuaca sangat mendukung, Anak Gunung Krakatau juga sangat mendukung, sehingga teman-teman bisa merapat di ketiga pulau tersebut dan bisa naik ke daratan untuk melakukan pencarian,” ujarnya.


















































































































Komentar Terbaru