Rumah-rumah tersebut kemudian langsung ditempati setelah selesai dibangun pada April 2023. Surat keputusan mengenai penempatan rumah dinas selanjutnya dibuat dan ditandatangani Kalapas.
Namun, penjelasan itu belum mengurai siapa pihak yang secara resmi menggagas pembangunan maupun siapa yang bertanggung jawab atas pembiayaannya.
Saat ditanya Komisi XIII mengenai sumber dana pembangunan 13 rumah tersebut, Deni mengaku tidak mengetahuinya karena baru menjabat sebagai Kaur Umum.
Ombudsman juga masih menelusuri asal-usul anggaran pembangunan fasilitas tersebut, termasuk kemungkinan adanya urunan dari warga binaan.
Siapa yang Menghuni?
Pertanyaan lain muncul setelah Kemenimipas menemukan indikasi salah satu hunian pernah digunakan warga binaan.
Tim pemeriksa menemukan foto yang menunjukkan seseorang berada di dalam salah satu bangunan.
“Memang ada yang ditempatkan atau dihuni dengan ditandai adanya foto,” ucap Rudi.
Temuan tersebut berbeda dengan keterangan pihak Lapas Cibinong yang menyatakan bangunan itu merupakan rumah dinas pegawai. Pihak lapas juga menyebut terdapat SK Kalapas yang menetapkan penghuni rumah dinas.
“Artinya itu faktanya memang bukan untuk warga binaan. Ada surat SK-nya juga, penetapannya dari Pak Kalapas terkait penetapan pengisian rumah dinas,” jelas Gusti.
Hingga kini, Ombudsman belum dapat memastikan siapa saja yang menempati fasilitas tersebut. Saat melakukan sidak, Ombudsman tidak memperoleh dokumen lengkap mengenai warga binaan yang ditempatkan di Lapas Cibinong sehingga identitas penghuni belum bisa dicocokkan dengan bangunan yang ditemukan.
Ombudsman memang sempat bertemu Ahmad Albani dan Hasan Tjhie di area fasilitas tersebut. Tim juga melihat seorang pria yang tampak menghindar ketika mengetahui adanya sidak dengan menutup pintu salah satu hunian.
Pria tersebut belakangan diketahui bernama Jimmy Marsin, terpidana kasus korupsi pemberian fasilitas kredit oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
Namun, keberadaan orang-orang tersebut belum cukup untuk memastikan siapa penghuni fasilitas mewah tersebut































































































Beri Komentar