UPDATE

ACEH
ACEH

CRU Sampoiniet: Konservasi, Keanekaragaman Hayati dan Potensi Objek Penelitian

Samsul Rijal, Leader CRU Sampoiniet mengatakan, CRU Sampoiniet bertugas dalam memitigasi konflik gajah liar di kawasan Aceh Jaya, namun tidak menutup kemungkinan jika sewaktu-waktu timnya akan diutus ke luar wilayah Aceh Jaya dalam penugasan yang memerlukan bantuan.

“CRU Sampoiniet saat ini memiliki 3 gajah sumatera jinak yang akan dimanfaatkan dalam mitigasi konflik satwa seperti penggiringan dan pengusiran gajah liar yang masuk ke pemukiman masyarakat. Wilayah kerja kita adalah Aceh Jaya, namun apabila dibutuhkan kita juga mengirim tim dan gajah jinak tersebut untuk penggiringan di beberapa wilayah yang ada di Aceh,” kata Samsul RIjal.

Provinsi Aceh memiliki tujuh CRU yaitu, CRU Sampoiniet di Kabupaten Aceh Jaya, CRU Pintoe Rime di Kabupaten Bener Meriah, CRU Woyla di Kabupaten Aceh Barat, CRU Serbajadi di Kabupaten Aceh Timur, CRU Trumon di Kabupaten Aceh Selatan, CRU Manee di Kabupaten Pidie, dan CRU Cot Girek di Kabupaten Aceh Utara.

Camp CRU Sampoiniet berada di antara hutan lindung Ulu Masen dan perkebunan masyarakat, pemilihan tempat ini dilakukan agar mempermudah tim dalam merespon konflik di wilayah Aceh Jaya. Tugas utama CRU Sampoiniet didirikan adalah untuk mengatasi konflik yang terjadi antara manusia dan satwa liar terutama Gajah Sumatera. Selain itu CRU juga berfungsi mencegah terjadinya perburuan satwa yang dilindungi.

Kawasan Ulu Masen memiliki luas 738.856 hektar yang terdiri dari lima Kabupaten yaitu Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat, Pidie, dan Pidie Jaya.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, keanekaragaman fauna yang dimiliki Ulu Masen kurang lebih 176 spesies mamalia, 320 spesies burung, dan 194 spesies amfibi dan reptil. Kawasan Ulu Masen memiliki kekayaan biodiversitas yang beragam, namun beberapa jenis flora dan fauna Sumatera yang berada di ekosistem Ulu Masen terancam punah.

CRUCamp CRU Sampoiniet terletak di pinggir sungai dan hutan lindung Ulu Masen. (Dok. Junaidi Hanafiah)Tempat Riset

Selain Gajah Sumatera, satwa lain seperti burung dan primata juga sering terlihat di pepohonan sekitar kawasan CRU Sampoiniet. Hal inilah yang menambah keasrian lokasi tersebut dan menarik perhatian mahasiswa yang ada di Aceh dan di luar Aceh untuk melakukan penelitian.

“Kita akan sangat senang dengan kehadiran mahasiswa yang melakukan penelitian di CRU Sampoiniet. Kita juga akan mendukung penuh proses penelitian tersebut. Dengan begitu kita harap masyarakat sadar akan pentingnya menjaga hutan dan keberlangsungan hidup satwa yang ada di Aceh,” papar Rijal.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3 4

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.