Mujib mengukapkan bahwa UIN bisa menjadi institusi pendidikan yang berdiri sejajar dengan perguruan tinggi lain di Indonesia, tidak lepas dari pengabdian dan kontribusi para pendahulu.
Kehadiranya telah dirintis oleh para pendiri dan pimpinan lembaga ini sebelumnya sejak dari Prof Ali Hasjmy hinggga Prof Dr Warul Walidin Ak MA.
Dalam lintasan sejarah yang panjang tersebut, para pendiri dan penerus estafet kepemimpinan UIN Ar-Raniry telah meningalkan jejak pengabdian dan prestasi yang terbaik pada masa kepemimpinannya secara berkesinambungan dari waktu ke waktu.
“Alhamdulillah dengan rahmat dan ridha Allah Swt pada milad ke 60 tahun ini UIN Ar-Raniry telah memperoleh Akreditasi Institusi Peringkat Unggul dari Badan Akreditasi Nasional dengan nilai 373,” ujar Mujib.
Akreditasi Unggul ini, kata Mujib dipersembahkan kepada masyarakat Aceh yang telah mempercayakan lembaga pendidikan tinggi ini sebagai tempat pendidikan bagi putra putri mereka.
“Pencapaian akreditasi unggul merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur pimpinan dan civitas akademika UIN Ar-Raniry, serta dukungan penuh dari Kementerian Agama, Pemerintah Aceh, perguruan tinggi dan lembaga mitra lainnya,” ungkapnya.
Mujib menambahkan bahwa pencapaian Akreditasi unggul ini kiranya menjadi pondasi dan energi bagi seluruh sivitas akademika UIN Ar-Raniry untuk terus dapat bekerja dan berkarya dengan penuh dedikasi dan tangggung jawab dalam memajukan UIN Ar-Raniry ke depan dalam kancah global dan international menuju Word Class University.
“Sehingga kelak jasa dan pengabdian bapak ibu juga akan dicatat dan dikenang oleh generasi penerus lembaga mulia ini,” ungkap Rektor Mujib di akhir amanat.
Sebelumnya, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan UIN Ar-Raniry, Prof Dr Kharuddin MAg selaku ketua panitia dalam laporannya menyebutkan bahwa peringatan Milad UIN Ar-Raniry Banda Aceh ke-60 yang diperingati pada 5 Oktober setiap tahunnya.
Pada Milad tahun ini, sebanyak 27 rangkaian kegiatan turut memeriahkan peringatan Milad yang dilaksanakan sejak 1 hingga 30 November 2023 .
Rapat senat tersebut juga dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dan penyerahan Ar-Raniry Award kepada stakholder, Bank Mitra, Media, Tim Borang AIPT, UKK dan UKM, fakultas yang memperoleh akreditasi prodi unggul terbanyak, dosen dan tenaga kependidikan dengan pengabdian terbaik, dan penyerahan beasiswa Ar-Raniry kepada mahasiswa berprestasi.
Kemudian juga dilakukan peluncuran Markazul Qur’an Ar-Raniry Banda Aceh, Buku Farid Wajdi dalam Lensa, Annual Book Chapter Nuruddin Ar-Raniry: from History to University sebagai persembahan 60 tahun UIN Ar-Raniry, peluncuran Studio Multimedia dan Film Promosi UIN Ar-Raniry Serial Emas Biru.































































































Beri Komentar