Seperti dikutip Jerusalem Post, serangan IDF atas Rafah pada Selasa pagi dini hari, diklaim telah berhasl menewaskan 20 pejuang Hamas dan tidak ada pasokan IDF yang jadi korban.
Akibat bombardir Israel atas Rafah, otoritas pemerintahan Palestina di sana memutuskan menutup sementara satu-satunya layanan rumah sakit.
Berdasarkan video yang diedarkan di akun instagram @eye.on.palestina, Rabu, 8 Mei 2024, kamar-kamar rumah sakit tersebut kosong ditinggalkan petugas medis, staf rumah sakit dan pasien.
Tindakan IDF atas Rafah ini menunjukkan bahwa Netanyahu menganggap serius peringatan Presiden AS Joe Biden agar tidak melakukan tindakan di kota tersebut.
Komentar Terbaru