UPDATE

NASIONAL

Menerka Langkah PDIP usai Kandang Banteng Direbut

“Saya merasa ini klaim dari lingkaran dalam Jokowi yang seakan-akan menempatkan Jokowi sebagai pemenang pertarungan di Jateng, Jatim, Banten, [padahal] tidak. Menurut saya, ada variabel lain. Jokowi sudah tidak lagi Presiden.”

Sumber di kalangan parpol menyebut bahwa mesin politik PDIP di Jateng sebenarnya telah bekerja, namun tidak maksimal karena adanya tekanan dan lawan yang sangat kuat dari sisi sokongan logistik, parpol, hingga pengaruh Jokowi dan Prabowo.

PDIP menuding Pilkada 2024 berjalan suram karena digerakkan oleh ambisi kekuasaan yang dikombinasikan dengan tiga aspek. “Pertama, ambisi Jokowi sendiri. Kedua, gerakan parcok—partai coklat. Ketiga, [peran] pj kepala daerah. Dan ini kejahatan terhadap demokrasi,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kamis (28/11).

Sumber lain menyebut, Andika cukup terguncang dengan kekalahannya di Pilgub Jateng. Sebagai pemain baru di jagat politik, ia disebut belum terbiasa menghadapi kerasnya persaingan pilkada.

Kekalahan PDIP di Jateng bukan hanya terjadi di tingkat provinsi, tapi juga kabupaten/kota seperti Boyolali dan Solo yang dikenal sebagai basis mereka. Di Pilbup Boyolali calon PDIP Marsono-Saifulhaq kalah dari Agus Irawan-Dwi Fajar Nirwana. Cawe-cawe di Boyolali disebut dilakukan melalui Devid Yunanto eks ajudan Jokowi.

Sumber di internal parpol bercerita cawe-cawe Jokowi di Boyolali digerakkan melalui Devid –yang merupakan kakak dari Agus Irawan– sangat masif dengan memberikan logistik yang besar, pembagian bansos hingga menggerakan kepala desa. Bahkan, beberapa warga melaporkan oknum polisi di Polres Boyolali pada 28 Oktober karena ikut kampanye di Desa Karangkepoh, Boyolali. Status laporan itu masih dalam proses penyelidikan.

Nasib serupa juga terjadi di Pilwalkot Solo saat calon PDIP Teguh Prakosa-Bambang Nugroho dikalahkan Respati-Astrid sokongan Jokowi. Karier politik Jokowi dan Gibran sama-sama diawali sebagai Walikota  Solo dari PDIP. Kini keluarga Jokowi justru bekerja sama mengalahkan calon dari PDIP.

Jokowi, Gibran, dan Kaesang berjibaku membantu Respati-Astrid mendongkrak popularitas. Mereka bergantian mendampingi Respati-Astrid blusukan ke sejumlah titik di Solo, seperti saat Jokowi mengajak meninjau lokasi pembangunan simpang tujuh Joglo, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, 21 November lalu.

Meski begitu, banteng tetap berjaya di Pilwalkot Semarang. Agustina Wilujeng-Iswar Aminuddin usungan PDIP berhasil mempertahankan Semarang sebagai kandang banteng meski ‘dikeroyok’ 9 parpol KIM plus yang mengusung Yoyok Sukawi-Joko Santoso.

Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
1 2 3 4 5 6
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Diskusi

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.