Dia kemudian mengkritik kebijakan Amerika Serikat dalam konflik tersebut dengan pesannya sendiri.
“Ada jalan yang berbeda, solusi Politik, tanpa supremasi etnis, dengan hak-hak nasional bagi kedua rakyat kita. Dan harus saya katakan, karena saya di sini, kebijakan luar negeri di negara ini membantu menghalangi jalan ini,” katanya.
“Mengapa? Tidak bisakah Anda melihat bahwa kita saling terkait? Bahwa rakyat saya dapat benar-benar aman jika rakyat Basel benar-benar bebas dan aman? Ada jalan lain. Tidak terlambat untuk hidup, untuk yang masih hidup,” ujar dia lagi.
Menurut situs web Departemen Luar Negeri AS, Pemerintah AS tetap berkomitmen pada solusi yang dinegosiasikan untuk konflik Israel-Palestina dan percaya bahwa orang Israel dan Palestina sama-sama berhak atas kebebasan, keamanan, dan kemakmuran yang setara.
Sumber: Media





























































































