Apalagi demonstrasi dan kerusuhan berpotensi meluas. Belum akan berakhir. Beredar kembali flyer ajakan untuk aksi lanjutan, 1 sampai 5 September 2025.
Demonstrasi lanjutan ini berpotensi menambah panas politik Indonesia.
Suasana beberapa kota di Indonesia dibikin tambah mencekam. Warga mulai takut keluar rumah. Pembakaran dan penjarahan dimana-mana.
Pusat perbelanjaan tutup. Sekolah dan kampus belajar online. Beberapa kantor di Jakarta memberlakukan WFH (Work From House).
Layanan Trans Jakarta terhenti. Wisatawan mancanegara was-was.
Ada kekhawatiran kerusuhan meluas seperti gelombang demonstrasi 27 tahun lalu, 1998.
Konspirasi barisan sakit hati menggulingkan pemimpin kharismatik, Presiden Soeharto.
Tahun 2025 polanya agak berbeda sedikit. Spekulasi adanya konspirasi Geng Solo dengan isu tragedi 98 comeback.
Upaya makar terhadap Presiden Prabowo diduga untuk menaikkan anak haram konstitusi sebagai pengganti Presiden Prabowo.
Bandung, 8 Rabiul Awwal 1447/1 September 2025
**). Penulis adalah Kolumnis





























































































Beri Komentar